Diduga Terlibat Penggelapan Pajak Rp200 Miliar, Aktor Korea Cha Eun Woo Minta Maaf
JAKARTA, iNews.id – Aktor sekaligus idol K-Pop, Cha Eun Woo, menjadi sorotan publik Korea Selatan setelah diduga terlibat kasus penggelapan pajak dengan nilai fantastis mencapai 20 miliar won atau setara Rp200 miliar. Menanggapi kabar tersebut, Cha Eun Woo akhirnya angkat bicara.
Dia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Aktor yang saat ini tengah menjalani wajib militer itu menyampaikan pernyataan melalui akun Instagram pribadinya, @eunwo.o_c, pada Senin (26/1/2026).
Dalam unggahannya, Cha Eun Woo membuka pernyataan dengan refleksi diri. Dia mengakui telah menerima pemberitahuan tagihan pajak tambahan dari otoritas pajak Korea Selatan senilai sekitar 20 miliar won. Nominal tersebut disebut-sebut menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah kasus pajak di industri hiburan Korea.
Cha Eun Woo menyampaikan peristiwa ini menjadi momen penting baginya untuk melakukan introspeksi. Dia mengaku siap bertanggung jawab dan berkomitmen menjalankan kewajiban sebagai warga negara Korea Selatan dengan lebih baik ke depan.
Viral Video Jule Minta Maaf ke Daehoon dan Anak-Anak, Akui Banyak Salah
Di tengah proses pemeriksaan pajak, Cha Eun Woo diketahui telah lebih dulu menjalani wajib militer. Ini memunculkan spekulasi publik yang menilai keputusan tersebut sebagai upaya menghindari proses penyelidikan pajak.
Menanggapi anggapan tersebut, Cha Eun Woo menegaskan masuknya dirinya ke wajib militer bukan bentuk pelarian. Dia menjelaskan kondisi saat itu tidak memungkinkan lagi menunda kewajiban militer, sehingga dia harus berangkat meski proses pemeriksaan pajak belum rampung.
Tak Terima Jadi Tersangka Richard Lee Ajukan Praperadilan, Begini Tanggapan Polisi
Cha Eun Woo juga menyampaikan pernyataan tersebut setelah menyelesaikan tugas hariannya di dalam barak militer. Dia menegaskan tetap kooperatif dan siap mengikuti seluruh prosedur hukum yang berlaku.
Richard Lee Ajukan Praperadilan Lawan Polda Metro, Gugat Penetapan Tersangka
Sebagai informasi, awal mula kasus ini diduga berasal dari struktur kontrak yang dinilai tidak transparan antara agensi Fantagio dan sebuah perusahaan yang didirikan oleh ibu Cha Eun Woo. Otoritas pajak menemukan perusahaan tersebut tidak memberikan layanan nyata, namun tetap menerima pembagian keuntungan.
Berdasarkan temuan tersebut, kantor pajak Korea Selatan menetapkan perusahaan milik ibu Cha Eun Woo sebagai perusahaan cangkang atau paper company. Otoritas pajak kemudian menjatuhkan tagihan pajak tambahan senilai lebih dari 20 miliar won.
Komentar Nyinyir Doktif soal Dokter Richard Lee Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara
Kasus ini pun disebut-sebut sebagai dugaan penggelapan pajak terbesar yang pernah melibatkan satu individu di industri hiburan Korea Selatan dan masih menjadi perhatian luas publik.
Ini membuat publik kecewa, mengingat citra Cha Eun Woo dikenal sebagai figur muda yang bersih, sopan, dan bertanggung jawab. Meski pihak Cha Eun Woo telah mengajukan prosedur keberatan pajak pra-penetapan sebagai langkah hukum, namun kritik dan kecaman dari publik masih terus bergulir.
Mengakhiri pernyataannya, Cha Eun Woo menegaskan komitmennya untuk bersikap kooperatif dalam seluruh proses hukum yang berjalan. DIa menyatakan akan mengikuti setiap tahapan prosedur perpajakan secara jujur dan menerima keputusan akhir dari otoritas terkait, serta bertanggung jawab penuh atas hasilnya.
Editor: Dani M Dahwilani