Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sarwendah Beberkan Bahaya Sering Berbohong, Sindir Seseorang?
Advertisement . Scroll to see content

Dipanggil Polisi terkait Laporan Ruben Onsu, Sarwendah Diberondong 16 Pertanyaan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:29:00 WIB
Dipanggil Polisi terkait Laporan Ruben Onsu, Sarwendah Diberondong 16 Pertanyaan
Sarwendah memenuhi panggilan penyidik Unit Cyber Polda Metro Jaya terkait laporan yang dilayangkan Ruben Onsu pada 30 Januari 2026.  (Foto: Instagram Sarwendah)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id Sarwendah memenuhi panggilan penyidik Unit Cyber Polda Metro Jaya terkait laporan yang dilayangkan Ruben Onsu pada 30 Januari 2026. Dia diperiksa sebagai saksi dari pihak pelapor dalam kasus dugaan penghinaan yang menyeret akun media sosial TikTok.

Kuasa hukum Sarwendah, Christ Sam Siwu, menjelaskan laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penghinaan yang dilakukan sebuah akun TikTok terhadap putri Ruben Onsu dan Sarwendah. Akun itu sebelumnya sempat viral di media sosial dan menuai perhatian publik.

“Klien kami Sarwendah sebagai warga negara Indonesia yang baik telah datang ke Polda Metro Jaya di Unit Cyber terkait dengan akun TikTok yang dulu pernah viral, yang melakukan fitnah terhadap klien kami dan anaknya, Thalia,” ujar Christ Sam Siwu di Polda Metro Jaya.

Dalam proses pemeriksaan, Sarwendah mendapat sejumlah pertanyaan dari penyidik. Christ menyebut ada sekitar 16 pertanyaan yang diajukan untuk mendalami dugaan penghinaan tersebut.

“Yang mana tadi sudah ditanyakan kepada klien kami seputar kurang lebih 16 pertanyaan. Lalu juga kami berbicara dengan penyidik, kami sangat berharap bahwa pelakunya bisa ditemukan,” katanya.

Sarwendah mengaku cukup gugup saat menjalani pemeriksaan karena ini merupakan pengalaman pertamanya berurusan langsung dengan proses hukum di Polda Metro Jaya. Meski begitu, dia merasa bersyukur laporan yang dibuat Ruben Onsu diproses sesuai aturan hukum.

“Ya senang, tapi jujur ini pertama kalinya aku ke sini, jadi aku lumayan deg-degan sebenarnya. Tapi ya untuk anak, apa pun. Dan lama-lama kan capek juga ya kalau diomongin terus. Jadi kayaknya harus ada tindakan nyata supaya hoaks itu tidak makin berkembang,” ucap Sarwendah.

Sebagai seorang ibu, Sarwendah menegaskan dia terus mendampingi putrinya dalam menghadapi berbagai hujatan di media sosial. Pendampingan itu dilakukan untuk menjaga kondisi mental sang anak agar tetap stabil.

“Ya saya sangat menjaga sih. Menjelaskan secara perlahan dan tentunya dia selalu ngomong apa aja yang dia dapet beritanya. Jadi ya cukup sekadar apa yang dia dapet, saya jelaskan saja. Karena menurut saya sekarang umurnya belum cukup saya menjelaskan apa berita di luar sana yang sangat kejam ini,” katanya.

Sarwendah berharap pelaku di balik akun TikTok bernama Finaran segera terungkap dan diproses hukum. Dia tak ingin kejadian serupa kembali menimpa anak-anak lain di kemudian hari.

“Seperti ada pihak yang tidak suka terus-menerus. Jadi kami pelan-pelan akan hadapi juga sampai memang kami tahu siapa sih pelaku sebenarnya nantinya,” ujar Christ Sam Siwu menambahkan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut