Doktif Serang Personal, Kuasa Hukum Richard Lee Geram: Sampai Ditanya Sudah Sunat Belum hingga Wig
Selain serangan personal, Faizal turut menyinggung dugaan adanya keterangan yang tidak sesuai fakta dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Doktif. Dia menyebut terdapat sejumlah poin yang kemudian dipersoalkan dalam persidangan, termasuk mengenai status pernikahan dan kepemilikan toko daring.
"Statusnya bohong. Sudah bercerai dibilang masih menikah, begitu. Lalu di BAP juga disampaikan pemilik Graba Shop adalah Richard. Di BAP juga disampaikan secara tegas pemilik Raychelles Shop adalah Richard. Kan bohong, akhirnya dicabut tuh. Itu sudah kena tuh pasalnya, bohong di atas sumpah, ancamannya 7 tahun," tegasnya.
Faizal mengatakan polemik tersebut turut berdampak terhadap kondisi psikologis Richard Lee dan keluarganya. Meski demikian, Richard disebut memilih tetap tenang dan fokus menghadapi proses persidangan untuk membuktikan perkara yang menjeratnya.
"Beliau menyampaikan ya ini pasti ada dampak. Dampak yang paling beliau rasakan ya di keluarganya, di orang tuanya. Makanya beliau berharap kalau ini seandainya bebas, tidak terbukti, ingin dikembalikan sebagaimana kondisi sedia kala. Mudah-mudahan Richard bisa dipulihkan nama baiknya, dipulihkan kehormatannya," ujar Faizal Hafied.
Sementara itu, dalam persidangan pada Kamis (13/8/2026), Doktif memang telah mencabut salah satu poin dalam BAP. Saat itu, dia mengakui adanya kekeliruan pemahaman ketika menjawab pertanyaan penyidik Polda Metro Jaya.