Enzy Storia Kenang Momen Vidi Aldiano Tak Mau Dibantu Pakai Kursi Roda walau Kondisi Sakit
Kesedihan Enzy juga terlihat dalam keterangan unggahan yang dia tulis untuk mengenang sahabatnya tersebut. Dia mengaku tidak pernah menyangka Vidi akan pergi lebih dulu.
“Kita sama-sama tahu hari ini pasti akan datang. Cuma kita nggak pernah tahu siapa yang akan lebih dulu. Ternyata lo duluan ya, Vid,” ucap Enzy.
Ibu Vidi Aldiano Ungkap Kondisi Sheila Dara usai Kepergian sang Suami
Enzy menilai Vidi merupakan sosok sahabat yang luar biasa. Meski sedang berada dalam kondisi yang berat, dia tetap berusaha terlihat kuat demi menjaga perasaan orang-orang di sekitarnya.
“Vid, lo benar-benar sahabat yang luar biasa. Lo selalu lebih dulu memikirkan orang lain. Bahkan di masa paling berat pun lo tetap berusaha kuat supaya orang-orang di sekitar lo nggak ikut sedih. Terima kasih sudah izinkan gue ada di beberapa momen itu, buat nemenin lo,” katanya.
Bagi Enzy, pertemuan mereka beberapa tahun lalu menjadi perjalanan persahabatan yang sangat berarti. Dia merasa banyak belajar dari sosok Vidi selama menjalin persahabatan tersebut.
“Kita pernah bilang, mungkin kita dipertemukan tujuh tahun lalu memang untuk saling menguatkan. Terima kasih sudah ngajarin gue banyak hal-terlalu banyak untuk dijelasin satu- satu. Sekarang gue lagi belajar ngelawan rasa sedih ini. Karena gue yakin lo sudah ada di tempat yang jauh lebih indah. Lo sudah nggak sakit lagi. Lo sudah bisa nyanyi dan makan enak sepuas hati lo di sana,” ujar Enzy.
Di akhir pesannya, Enzy juga menegaskan bahwa Vidi Aldiano akan selalu ada dalam setiap doa yang dia panjatkan. Ungkapan tersebut menjadi bentuk rasa terima kasih atas kebaikan yang pernah diberikan sang sahabat semasa hidup.
“Dan seperti yang selalu gue bilang, Vid... lo akan selalu ada di doa gue. Gue akan terus kirimin doa buat lo di setiap solat gue. Terima kasih sudah pernah bikin Arovi (anak nongkrong rumah Vidi) dan berhasil bikin US trip kita kejadian. Terima kasih sudah jadi manusia yang begitu hangat dan lucu,” ucapnya.
Editor: Dani M Dahwilani