Fenomena Nonton Gratis Rugikan Industri Film Indonesia, Ini Kata Joko Anwar
JAKARTA, iNews.id - Data terbaru mengungkapkan sebanyak 63 persen konsumen Indonesia mengakses situs-situs web streaming bajakan untuk menonton film maupun drama secara gratis. Terkait dengan itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) telah memblokir lebih dari 1000 situs pembajakan dan aplikasi ilegal.
Melihat fenomena ini, sutradara Joko Anwar mengatakan bahwa pembajakan bukanlah kejahatan tanpa korban.
"(Pembajakan) itu merugikan seluruh industri film, menghambat pertumbuhannya yang pada gilirannya mengurangi kesempatan bagi lebih banyak orang untuk bekerja di lapangan dan mengancam kehidupan mereka yang sudah bekerja di industri kami," kata sutradara 'Gundala' tersebut seperti dikutip dari siaran pers diterima iNews.id, Senin (13/1/2020).
Tindakan penegakan hukum di seluruh dunia (termasuk di Asia Tenggara) telah mengungkap jutaan dolar AS dalam pendapatan ilegal yang dibuat oleh sindikat pencurian konten dalam periode waktu yang relatif singkat.
Kerugian ekonomi dari pembajakan berdampak pada seluruh industri konten. Menurut Digital TV Research yang berbasis di London, pembajakan TV dan film online merugikan industri konten sekitar 31,8 miliar dolar AS dalam pendapatan global pada 2019 dan akan mencapai 51,6 miliar dolar AS pada 2022.