Fiersa Besari Sentil Orang Tua Tinggalkan Balita di Gunung Prau: Minta Maaf Harus ke Anak
Fiersa juga menyoroti video permintaan maaf yang dibuat ayah balita setelah kasus tersebut viral. Menurutnya, permintaan maaf seharusnya ditujukan kepada anak yang ditinggalkan karena kejadian itu berpotensi menimbulkan trauma.
“Ketika sang ayah bikin video permintaan maaf pun saya bingung. Kenapa minta maaf sama orang-orang? Minta maaf tuh sama anaknya. Trauma lho itu,” tulisnya.
Kronologi Balita Ditinggal di Tenda Gunung Prau
Sebelumnya, video seorang balita yang menangis sendirian di dalam tenda di kawasan Gunung Prau viral di media sosial. Anak tersebut dilaporkan ditinggalkan sekitar satu jam saat kedua orang tuanya melanjutkan perjalanan menuju puncak atau melakukan summit.
Rombongan pendaki lain yang mengetahui kondisi balita tersebut kemudian memberikan pertolongan. Kejadian ini menuai kecaman karena menyangkut keselamatan anak di kawasan pendakian.
Berdasarkan unggahan akun Instagram Ranger Prau pada Sabtu (17/10/2026), orang tua balita itu mendatangi basecamp untuk menyampaikan permintaan maaf sekaligus memberikan klarifikasi.