Geger! Bigmo Akui Promosikan Vape ke Anak-Anak: Terbawa Adrenalin
JAKARTA, iNews.id – YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo mengakui telah mempromosikan produk rokok elektrik atau vape yang diperuntukkan bagi orang dewasa di hadapan anak-anak saat siaran langsung di YouTube.
Dalam video klarifikasi yang diunggah di media sosial, ia menyebut tindakannya terjadi karena terbawa suasana dan adrenalin saat live berlangsung. Bigmo menegaskan, tidak ada maksud mengeksploitasi anak dalam aksi viralnya tersebut.
Pengakuan tersebut disampaikan Bigmo ketika meminta maaf secara langsung kepada para orang tua dan anak-anak yang ada di momen saat dirinya mempromosikan vape saat live streaming Youtube.
"Dengan hadirnya aku di sini, aku ingin minta maaf ke adik-adik dan juga ke ibu-ibunya atas kegaduhan dan perilaku aku kemarin yang mempromosikan produk yang seharusnya buat dewasa dan tidak diperuntungkan buat anak-anak kecil atau anak-anak di bawah umur," kata Bigmo, dikutip Minggu (2/8/2026).
"Aku terbawa adrenalin, dan terbawa momen," tegasnya.
Bigmo mengakui apa yang dilakukannya merupakan kesalahan. Ia menyebut insiden tersebut menjadi pelajaran berharga dan berjanji akan lebih berhati-hati dalam membuat konten ke depannya.
"Jadi buat itu, aku ingin minta maaf setulus-tulusnya, Bu, atas kegaduhan kemarin dan pasti itu akan menjadi pelajaran buat ke depannya," ujarnya.
Dalam penjelasannya, Bigmo juga mengungkapkan bahwa situasi saat siaran langsung membuat dirinya tidak berpikir panjang sebelum bertindak.
Ia mengatakan saat itu dirinya terbawa suasana dan adrenalin ketika berinteraksi dengan penonton.
Meski demikian, Bigmo menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memiliki niat mengeksploitasi anak-anak untuk kepentingan promosi.
"Pokoknya nggak boleh, nggak ada niatan aku mengeksploitasi, nggak ada niatan aku menggunakan adik-adik ini. Kemarin lagi pengen seru-seruan," ujarnya.
Selain menyampaikan permintaan maaf secara langsung, Bigmo mengungkapkan bahwa dirinya bersama tim juga telah mendatangi para orang tua dari anak-anak yang hadir dalam live streaming tersebut. Di momen itu, Bigmo juga membuat surat.
"Minta maaf, dan ini ada bukti, ada surat dari kami yang ibu-ibu sudah tanda tangani," jelasnya.
Sebelumnya, nama Bigmo menjadi sorotan setelah cuplikan live streaming YouTube yang menampilkan dirinya bersama sejumlah anak viral di media sosial.
Dalam video tersebut, terdengar seseorang menanyakan "liquid nomor satu", kemudian Bigmo menimpali dengan pertanyaan serupa sebelum anak-anak bersama beberapa orang dewasa menyebut nama salah satu merek liquid vape.
Video tersebut memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan. Sejumlah tenaga kesehatan, pegiat perlindungan anak, kreator konten, hingga warganet menilai pelibatan anak dalam promosi produk yang mengandung zat adiktif tidak dapat dibenarkan.
Polemik itu juga berlanjut ke ranah hukum. Sejumlah advokat telah mengajukan Pengaduan Masyarakat (Dumas) ke Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya. Polisi telah membenarkan menerima pengaduan tersebut dan saat ini masih melakukan penyelidikan, termasuk mengidentifikasi anak yang diduga menjadi korban.
Meski telah mengakui kesalahan dan menyampaikan permintaan maaf, kontroversi yang menyeret nama Bigmo masih terus menjadi perhatian publik sambil menunggu perkembangan penanganan pengaduan di Polda Metro Jaya.
Editor: Muhammad Sukardi