Hamish Daud Berduka, Nirmal Purja Tewas Tertimbun Longsor Salju di Pakistan
Menurut Hamish, Nirmal merupakan sosok yang berhasil mendorong batas kemampuan manusia dan membawa dunia pendakian ke level yang lebih tinggi.
"Nims pushed boundaries and inspired the world of mountaineering to another level. Rest easy buddy," lanjutnya, disertai emoji burung merpati.
Bagi para pencinta alam, Nirmal Purja bukan sekadar pendaki hebat. Ia merupakan simbol keberanian, ketangguhan, dan semangat untuk terus melampaui batas.
Tak heran jika kepergiannya memunculkan rasa kehilangan yang begitu besar di kalangan komunitas pendaki dunia.
Nirmal Purja meninggal dunia setelah rombongan ekspedisinya diterjang longsoran salju saat mendaki Broad Peak, gunung setinggi 8.051 meter di wilayah Gilgit-Baltistan, Pakistan, pada 30 Juli 2026.

Ia berada dalam rombongan berisi 10 pendaki dari berbagai negara. Seluruh anggota tim dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun longsoran. Hingga kini, proses evakuasi sebagian jenazah masih berlangsung karena medan yang sangat curam dan berbahaya.
Purja dikenang sebagai salah satu pendaki paling berpengaruh di dunia. Namanya melejit setelah memecahkan rekor menaklukkan seluruh 14 gunung dengan ketinggian di atas 8.000 meter hanya dalam enam bulan pada 2019. Kisah luar biasanya kemudian diabadikan dalam film dokumenter Netflix 14 Peaks: Nothing Is Impossible.
Editor: Muhammad Sukardi