Ibunda Presiden Wafat, Unggahan Jokowi 3 Jam Lalu Banjir Ucapan Duka

Tuty Ocktaviany ยท Rabu, 25 Maret 2020 - 18:48 WIB
Ibunda Presiden Wafat, Unggahan Jokowi 3 Jam Lalu Banjir Ucapan Duka

Presiden Jokowi tengah berduka atas meninggalnya ibunda. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id – Di tengah kesibukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin bangsa melawan wabah virus corona baru (Covid-19), kabar duka justru datang dari kampung halamannya di Solo. Ibunda Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo, meninggal dunia di Solo, Jawa Tengah pada Rabu (25/3/2020), pukul 16.45 WIB.

Kabar itu disampaikan Wakil Menteri Desa, Pembangungan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi melalui pesan tertulis. Dia pun mengajak semua masyarakat Indonesia mendoakan almarhumah.

"Innalillahi wa inna illaihi rojiun, Eyang Notomiharjo, ibunda Bapak Presiden wafat di Solo pukul 16.45 WIB tadi, mohon doanya semoga almarhumah khusnuol khotimah," ujar Budi Arie.

Kabar duka tersebut, langsung ramai mencuri perhatian masyarakat Indonesia. Unggahan terakhir Presiden Jokowi di akun Instagram, tiga jam lalu, langsung ramai dibanjiri ucapan duka dari netizen.

Di media sosial Instagram, Jokowi sempat mengunggah soal komitmen pemerintah untuk mengurangi dampak ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19.

“Pemerintah berupaya mengurangi dampak ekonomi terhadap masyarakat yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19. Untuk itu, pemerintah telah mengeluarkan sejumlah kebijakan dan bantuan sosial untuk memberikan stimulus dan insentif bagi masyarakat. Di antaranya, para penerima manfaat Kartu Sembako akan mendapat tambahan sebesar Rp50.000. Jadi, program Kartu Sembako menjadi Rp200.000 per keluarga penerima yang diberikan selama enam bulan,” tulisnya.

Dia kembali menuliskan, “Pemerintah juga menyadari akan adanya pekerja harian yang kehilangan penghasilan, pengusaha mikro dan kecil yang kehilangan pasar dan omzet, dan kemungkinan para pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja. Untuk itu, pemerintah mempercepat implementasi program Kartu Prakerja, sekaligus meningkatkan kompetensi serta kualitas SDM.”

“Dengan alokasi anggaran sebesar Rp10 triliun, nantinya setiap peserta Kartu Prakerja akan diberikan honor insentif Rp1 juta per bulan selama 3-4 bulan. Semoga dengan pemberian stimulus ini, daya beli masyarakat tetap dapat dipertahankan,” tulisnya.

Unggahan terakhir Presiden Jokowi di media sosial Instagram tersebut, langsung ramai dibanjiri ucapan duka yang mendalam dari netizen.

“Mas joko .. nderek belosungkowo mugi Arwah kanjeng ibu tinampi wonten ngarsanipun gusti Allah SWT , Amien,” tulis netizen dalam kolom komentar.

“Turut berduka cita pak atas meninggalnya ibunda pak Jokowo. Semoga diberi ketabahan,” tulis netizen lainnya.

“Turut berduka cita bapak. Innalilahiwainnailahirojiun. Semoga amal ibunda diterima disisinya amin,” tulis netizen.

“Innalilahi wa inna ilaihi rojiun???? Turut berduka cita ya, Pak???? semoga amal beliau diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan???? aamiin. Bapak sehat selalu,” tulis netizen lainnya.

Editor : Tuty Ocktaviany