Ike Muti Sampaikan Permintaan Maaf usai Disomasi Pemprov DKI Jakarta

Siska Permata Sari ยท Minggu, 02 Agustus 2020 - 10:22 WIB
Ike Muti Sampaikan Permintaan Maaf usai Disomasi Pemprov DKI Jakarta

Ike Muti sampaikan permintaan maaf usai disomasi Pemprov DKI Jakarta. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Nama aktris Ike Muti mendadak viral lantaran unggahan foto bersama Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Instagramnya belum lama ini. Di unggahan tersebut, Ike mengatakan diminta menghapus foto Jokowi sebagai syarat untuk mendapatkan proyek webseries yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Tak lama setelah mengunggah foto tersebut, Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan somasi atas unggahan Ike Muti yang dinilai tidak benar. Postingan tersebut dinilai telah mencemarkan nama baik Pemprov DKI.

Ramai dengan somasi dan unggahannya yang viral, aktris sinetron itu akhirnya memberikan klarifikasi di Instagram pribadinya. Lewat unggahan tersebut, Ike menuliskan kronologi penawaran proyek webseries dari awal hingga akhirnya ramai dan memicu polemik.

“Pada pukul 19:29 tanggal 17 Juli 2020 melalui WA saya ditawarkan pekerjaan oleh Sdr. Andi Suradi (Marantika) dari @marantika_agency untuk suatu peran dalam pembuatan webseries pada tangal 26 - 30 Juli 2020. Saya juga diberitahu bahwa yang akan membuat adalah Sdri. Andrea yang kebetulan juga saya kenal. Pada tanggal 18 Juli 2020 saya mengirim foto saya ke agency tersebut sesuai permintaannya. Dari informasi Sdr. Marantika saya mengetahui bahwa ini adalah proyek dari DKI dan Bapak Gubernur DKI Jakarta juga akan tampil 1 frame bersama saya dalam webseries tersebut,” tulis Ike seperti dikutip dari Instagramnya, Minggu (2/8/2020).

“Pada pukul 11:53 tanggal 20 Juli 2020 melalui WA saya mendapatkan informasi dari Sdr. Marantika akan dilakukan reading. Pada pukul 14:11 tanggal 20 Juli 2020 melalui WA saya diinformasikan oleh Sdr. Marantika bahwa talent belum dipilih karena ada perubahan skenario dan ada beberapa lokasi tidak dapat dipakai shooting sehingga jadwal shooting akan mundur menjadi tanggal 2, 3, 4, 5 atau 6 Agustus 2020. Pembicaraan dilanjutkan melalui telepon pada pukul 14:20 yang juga menyampaikan bahwa Bapak Gubernur DKI Jakarta juga belum bisa tampil karena masih dalam masa PSBB,” tulisnya kembali.

Kemudian pada 30 Juli silam, dia kembali dihubungi Marantika yang menyampaikan bahwa webseries ini tidak jadi memakainya sebagai talent.

“Alasannya adalah pada saat Sdr. Marantika meeting dengan orang dari Pemda disampaikan bahwa saya dianggap Jokowi banget,” tulisnya.

Lewat sumber yang sama, Ike menerima informasi bahwa jika dirinya ingin dipakai di webseries tersebut, dia harus menghapus foto-fotonya bersama Presiden Jokowi di media sosialnya.

“Saya sangat kaget, kecewa dan tidak terima dengan berita tersebut, sehingga secara spontan pada hari yang sama tanggal 30 Juli 2020 saya me posting kekecewaan saya di media sosial saya yaitu di akun IG@ikemuti16 yang juga terhubung dengan akun Twitter @IkeMutiP,” tulis dia.

Namun, belakangan diketahui bahwa informasi yang diterima dari sumber tersebut tidaklah benar. “Hal ini juga disampaikan oleh Sdr. Marantika melalui akun media sosial miliknya yaitu IG@marantika_agency pada hari Jumat pagi dan melalui Instastory pada Jumat malam tanggal 31 Juli 2020 serta surat yang dibuatnya yang juga memuat permohonan maaf Sdr. Marantika kepada saya, Gubernur DKI Jakarta dan Pemda DKI Jakarta,” tulisnya.

Dalam postingan tersebut, Ike Muti juga meminta maaf pada publik, termasuk Pemprov DKI Jakarta yang telah memberinya somasi.

“Sama sekali tidak ada niatan saya menyampaikan kebohongan apalagi sampai merugikan nama baik Pemda Provinsi DKI Jakarta. Jelas bahwa informasi tersebut sesungguhnya bukan bersumber dari saya. Namun bagaimanapun saya meminta maaf kepada semua pihak dan khususnya Pemda Provinsi DKI Jakarta atas postingan saya yang telah menimbulkan kegaduhan. Saya juga telah menghapus postingan saya sebelumnya,” tulis dia.

Editor : Tuty Ocktaviany