Innalillahi, Kunto Aji Berdukacita
"Dunia ini seperti taman bermain. Bukan hanya dalam berkarya tapi juga bagaimana berselancar dalam segala simpulnya," katanya.
Dalam kenangannya, Kuntoaji menggambarkan Nasirun sebagai pribadi yang mampu menghadapi berbagai tekanan hidup tanpa kehilangan selera humornya.
Bahkan ketika berada dalam situasi yang sulit, almarhum selalu memilih bercanda agar suasana tetap terasa ringan.
"Situasi tegang dengan tekanan pun dihadapi dengan jenaka dan srimulatan. Semua terasa ringan," ungkap Kunto Aji.
Kalimat berikutnya menjadi bagian yang paling menyentuh perhatian warganet. Kunto Aji membayangkan bahwa hingga detik-detik terakhir hidupnya pun, Nasirun tetap membawa sifat humoris yang selama ini melekat dalam dirinya.