Innalillahi, No Na Baila Berdukacita
Bagi Baila, sang nenek bukan hanya keluarga, tetapi juga tempat untuk merasa aman dan dicintai tanpa syarat.
Dia mengenang Neni sebagai sosok yang selalu mengutamakan anak dan cucu-cucunya di atas kepentingannya sendiri. Sosok penuh keceriaan yang mampu membawa kebahagiaan bagi orang-orang di sekitarnya.
Setelah 24 tahun menjalani hidup bersama sang nenek, Baila kini harus menerima kenyataan bahwa sosok yang begitu berarti baginya telah pergi untuk selamanya.
Meski berat, Baila berusaha mengenang sang nenek melalui berbagai kenangan indah yang mereka miliki. Dia pun membayangkan sang nenek kini telah berada di tempat terbaik, menikmati segelas wine sembari tertawa bersama para legenda.
"I am so grateful to have shared 24 years with you, though I wish you were still here, I know you're drinking wine up there laughing with legends," ujarnya.
Baila menutup pesan dukanya dengan ungkapan cinta yang mendalam untuk sang nenek. Baginya, kasih sayang yang telah diberikan Neni akan tetap hidup, bahkan melampaui satu kehidupan.
Kepergian Neni meninggalkan duka mendalam bagi Baila. Namun, kenangan selama 24 tahun yang mereka lalui bersama akan menjadi bagian yang tak akan pernah hilang dari kehidupan sang penyanyi.
Editor: Muhammad Sukardi