Intip Keseruan Princess Megonondo di Karantina Miss World 2019

Siska Permata Sari ยท Jumat, 29 November 2019 - 21:57 WIB
Intip Keseruan Princess Megonondo di Karantina Miss World 2019

Princess Megonondo tengah menjalani karantina di Miss World 2019. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Miss Indonesia 2019 Princess Megonondo saat ini tengah menjalani proses karantina Miss World 2019 di London, Inggris. Karantina ini dilakukan selama sebulan sebelum malam puncak Miss World yang digelar di ExCeL London pada 14 Desember mendatang.

Di karantina Miss World ini, Princess bersama ratusan finalis lainnya dari seluruh dunia akan melakukan serangkaian fast track. Di antaranya Top Model, Talent, Head-to-head Challenge hingga Sport Challenge.

Penasaran dengan keseruan Princess di London? Simak informasinya seperti dirangkum iNews.id, Jumat (29/11/2019).

Kompak bersama Green Team

Di karantina Miss World ini, Princess masuk dalam tim hijau atau Green Team. Lihat saja kekompakan mereka dengan kaus dan jaket hijau saat menjalani sport challenge. Kabar baiknya, Green Team juga memenangkan Team Challenge Winner.

Pakai Batik di Oxford

Princess dan finalis Miss World lainnya juga sempat mengunjungi universitas bergengsi di sana. Apalagi kalau bukan Oxford University. Mengunjungi universitas tersebut, perempuan berdarah Jambi tersebut mengenakan blazer batik tulis rancangan desainer Echy Putri.

"Kami mengunjungi salah satu tempat yang saya impi-impikan, Universitas Oxford. Saya bermimpi untuk mengunjungi tempat ini sejak saya berusia 13 tahun," tulis Princess, seperti dikutip dari Instagram.

Charity Dinner

Princess juga tampak anggun saat menghadiri Annual Grand Order of Water Rats 130th Anniversary Charity Dinner. Saat itu, perempuan 19 tahun ini mengenakan gaun silver dari desainer Vivi Valencia.

Audisi Top Model

Salah satu fast track yang baru saja dilalui Princess adalah Top Model, yang membawa Indonesia dalam daftar 40 besar Top Model. Di sini, para finalis Miss World dari berbagai negara dinilai dari segi kepercayaan diri, kepribadian, dan bagaimana mereka menampilkan diri.


Editor : Tuty Ocktaviany