Kabar Duka, Seniman Legendaris Yayoi Kusama Meninggal Dunia
Melalui instalasi tersebut, pengunjung dibuat seolah berada di ruang tanpa batas dengan memanfaatkan cermin, cahaya, serta berbagai elemen yang ditempatkan secara berulang. Karya-karya semacam itu semakin populer di era media sosial karena menawarkan pengalaman visual yang khas dan mudah dikenali.
Sejak kecil, Kusama disebut telah mengalami halusinasi. Ia kemudian menjadikan aktivitas menggambar sebagai salah satu cara untuk menuangkan apa yang dilihatnya.
Pada 1958, Kusama pindah ke New York untuk mengembangkan kariernya. Di sana, ia mulai dikenal melalui karya Infinity Nets dan berinteraksi dengan sejumlah seniman penting pada masa tersebut.
Memasuki dekade 1960-an, Kusama aktif dalam seni pertunjukan dan menghasilkan sejumlah karya yang dianggap kontroversial. Ia kemudian kembali ke Jepang pada 1970-an.
Setelah kembali ke Jepang, Kusama memilih tinggal di sebuah rumah sakit jiwa untuk mendapatkan lingkungan yang lebih stabil. Sementara itu, studio tempatnya berkarya berada tidak jauh dari rumah sakit tersebut.