Keluar dari Zona Nyaman, Ryo Domara Kenalkan Single Goyang Gak Umum

Shafira Ichwani ยท Kamis, 16 Januari 2020 - 17:17 WIB
Keluar dari Zona Nyaman, Ryo Domara Kenalkan Single Goyang Gak Umum

Ryo Domara kenalkan single Goyang Gak Umum di program Musik Asyik. (Foto: iNews.id/Tuty Ocktaviany)

JAKARTA, iNews.id – Sukses sebagai penyanyi rock, tidak membuat Ryo Domara berpuas diri. Dia keluar dari zona zaman dan menjajal genre lain dengan memperkenalkan single berjudul Goyang Gak Umum.

Perjalanan karier Ryo Domara di industri musik Indonesia memang sudah cukup lama. Dia pernah terlibat dalam album Rockestra bersama Erwin Gitawa pada 2008. Dia juga sempat mengeluarkan sebuah single berjudul Hilangnya Seorang Gadis.

Di single baru kali ini, Ryo menghadirkan konsep musik yang berbeda dari sebelumnya. Ryo yang sudah memiliki trademark dengan musik rock ini, mencoba melakukan hal baru di luar itu. Dia mulai membuat lagu dengan genre pop yang diselingi dengan dangdut.

“Saya mencoba keluar dari zona nyaman dan langsung kepikiran untuk membuat lagu yang berbeda dan bisa dimainkan sama teman-teman yang nggak bisa saya jangkau sebelumnya,” ucap Ryo Domara saat menjadi bintang tamu di program Musik Asyik iNews.id, Studio 1, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Ryo memang mantap menekuni genre baru yang diusung kali ini. Dia pun sudah siap menghadapi reaksi para penggemar.

“Saya sengaja cari untuk dangdut dan ternyata dapet pasnya. Ada yang nanya, ‘Lo nggak malu?’ Menurut gue, karya itu udah kaya anak, kenapa malu. Malah di Indonesia memang banyak jenis genre musik yang ada,” kata Ryo Domara.

Penyanyi kelahiran Semarang ini mengaku, saat membuat single ini dia sudah sangat merancangnya dengan maksimal. Dia juga berusaha mendalami dan tulus.

“Kalau sedikit nggak tulus dari hati, ya nggak bakal jadi ini lagu. Lagu dangdut ini khas dengan trademark suling dan gendangnya. Berusaha memaksimalkan yang ada dan ternyata hasilnya alhamdulillah,” kata Ryo.

Ryo yang semula tergabung dalam sebuah grup band, diberi kepercayaan untuk membuat album solo dan mengalami masa karantina selama satu tahun.

“Satu tahun itu gue di dalam sebuah rumah sendirian dan harus ngalahin diri, nurunin ego. Di sini bakalan tahu lo maunya apa sih. Untungnya semua lancar,” ucapnya.

Untuk ke depannya, dia mengharapkan yang paling terbaik untuk lagu ini dan ditargetkan albumnya akan diselesaikan pada April 2020. Perilisan albumnya itu juga bertepatan dengan ulang tahun Ryo.

“Harapannya, supaya bermanfaat bagi orang lain, apa yang bisa dibantu bakal gue usahakan. Dan untuk cinta gue ke negara ini, gue menghasilkan karya yang bisa dinikmatin semua orang,” kata Ryo Domara.


Editor : Tuty Ocktaviany