Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BCL Ulang Tahun ke-43 Hari Ini, Banjir Doa Kebaikan
Advertisement . Scroll to see content

Kenali Faktor Risiko Serangan Jantung, Penyebab Ashraf Sinclair Meninggal Dunia

Selasa, 18 Februari 2020 - 12:16:00 WIB
Kenali Faktor Risiko Serangan Jantung, Penyebab Ashraf Sinclair Meninggal Dunia
BCL bersama mendiang suami Ashraf Sinclair. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

“Dulu sangat jarang melihat seseorang di bawah usia 40 datang dengan kondisi serangan jantung, tetapi sekarang ini berusia 20-an dan awal 30-an,” kata dokter ahli jantung berbasis di Boston, Amerika Serikat, Dr Ron Blankstein seperti dikutip dari Live Science, Selasa (18/2/2020).

Berdasarkan studi American College of Cardiology di New Orleans tahun 2019, sekitar 1 dari 5 pasien serangan jangung atau 20 persen, berusia 40 atau lebih muda. Tetapi selama 10 tahun terakhir penelitian, proporsi pasien 40 dan lebih muda meningkat sekitar 2 persen setiap tahun.

Selain itu, pasien berusia 40 tahun ke bawah lebih mungkin untuk meninggal setelah serangan jantung dibandingkan dengan mereka yang berusia 41 hingga 50 tahun.

Baik kelompok usia muda dan tua dalam penelitian ini memiliki tingkat faktor risiko yang sama untuk penyakit jantung, termasuk diabetes, tekanan darah tinggi, merokok, dan riwayat keluarga dengan serangan jantung.

"Semuanya kembali ke pencegahan," kata Dr Blankstein. "Banyak orang berpikir bahwa serangan jantung ditakdirkan untuk terjadi, tetapi sebagian besar dapat dicegah dengan deteksi awal penyakit dan perubahan gaya hidup yang agresif dan pengelolaan faktor risiko lainnya,” katanya.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut