Kisah Sukses Diajeng Lestari Bangun Bisnis E-commerce Busana Muslim
"Sejak kuliah aku sudah mengenakan hijab dan memang dulu yang pakai hijab enggak semasif sekarang. Waktu aku kerja pun begitu. Jadi dulu banyak anggapan, kalau yang berhijab itu kurang stylish atau old gitu," ucap ibu dari dua anak ini.
Berangkat dari keresahannya itu, Diajeng bertekad ingin menjadi produsen di industri fashion Muslim demi menjawab kebutuhannya. Dia tidak ingin kebutuhan masyarakat Indonesia sebagai mayoritas Muslim harus dijawab oleh produk-produk yang berasal dari luar, bukan oleh bangsanya sendiri.
"Saya sebagai pengguna hijab juga membutuhkan itu. Masa iya yang bikin orang luar lagi? Oke, lalu saya bikin Hijup yang sangat di-support oleh suami. Karena saya bukan desainer, jadi di sini saya dibantu semua orang (desainer dan para tenant)," ucapnya.
Berawal dari dua orang karyawan dan ruangan kerja seluas sembilan meter persegi, platform busana Muslim tersebut didirikan tahun 2011. Tahun ke tahun, modest fashion berkembang, kini dia telah memiliki 200 lebih tenant dan hampir 10 offline store di kota-kota seluruh Indonesia.
"Kolaborasi dan bergerak bersama dengan berbagai pihak adalah kunci untuk dapat mendukung Indonesia menjadi kiblat fashion Muslim," katanya.
Editor: Tuty Ocktaviany