Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Admin YouTube Pandji Pragiwaksono Dicecar 33 Pertanyaan buntut Kasus Penghinaan Toraja
Advertisement . Scroll to see content

Komika Curhat Sering Kehabisan Tabungan, Jawaban Adjis Doaibu Mencengangkan

Selasa, 12 April 2022 - 08:04:00 WIB
Komika Curhat Sering Kehabisan Tabungan, Jawaban Adjis Doaibu Mencengangkan
Komunitas Komika Stand Up Indonesia curhat tabungannya keral terkuras saat tak ada pemasukan manggung di acara Ngaso Ngabuburit Sama Neo. (Foto: Tangkapan Layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bagaimana jadinya bila para seniman stand up comedy (komika) berkumpul, pastinya apa yang mereka bicarakan lucu-lucu. Terlebih soal isi tabungan yang kerap terkuras saat manggung mengundang gelak tawa.

Presiden Komunitas Standup Comedy Indonesia (Standupindo) Adjis Doaibu bersama para komika Arif Brata, Erwin Wu, Rin Hermana dan Novek Nopian curcol soal isi kantongnya yang sering jebol. 

"Kita ini seorang seniman, kalau lagi ada kerjaan lumayan dapat bayaran besar. Tapi kalau sepi kayak hibernisasi, beruang kutub di gua ngandelin tabungan, eh malah habis kepotong admin," ujar Arif Brata disabut tawa. 

Menanggapi itu, Adjis Doaibu mengungkapkan banyak rekan seprofesinya merasakan makin butuh layanan keuangan praktis seperti perbankan digital untuk menjawab berbagai kebutuhan keuangan semakin kompleks.

“Dari zaman dulu sampai sekarang, urusan keuangan selalu menjadi perkara yang rumit. Kombinasi kesibukan kerjaan plus kebutuhan layanan bank yang lengkap dan cepat membuat bank digital jadi solusi," ujarnya dalam acara Ngaso Ngabuburit Sama Neo yang digelar virtual, Senin (11/4/2022). 

Dia menyebutkan uang seperti air licin cepat habis. Untuk dimasukkin ke bank butuh proses. "Sekarang ada layanan bank digital lebig mudah, menguntungkan, dan fleksibel sehingga memberikan kemudahan. Jadi lebih praktis,” ujar Adjis. 

Pria yang menemukan nama panggung Doa Ibu dari tulisan di belakang mobil truk ini, berharap literasi keuangan terhadap masyarakat semakin baik termasuk bagi para komika. 

"Tidak perlu datang dan antre di kantor bank, ada pelayanan online yang mudah diakses dan dipahami semua kalangan adalah keunggulan bank digital. Paling penting tidak ada potongan admin," katanya.

Vice President and Head of Marketing BNC Maritsen Darvita menjelaskan tingkat literasi terhadap berbagai produk keuangan dan perbankan menjadi masalah utama di masyarakat Indonesia. Menurutnya, tingkat literasi keuangan sangatlah bergantung pada tingkat pendidikan, pendapatan, hingga demografi. 

"Dalam aplikasi neobank memiliki fitur lengkap. Dengan adanya kemudahan yang diberikan membuat masyarakat merasakan secara langsung definisi bank digital yang sesungguhnya," kata Maritsen.

Di sisi lain, stand up comedy kini menjadi profesi yang sedang naik daun. Banyak komika kini sukses di panggung hiburan.

Adapun Adjis Doaibu yang saat ini menjadi pimpinan para komika merupakan alumni dari Fakultas Film dan Televisi di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Nama panggungnya diperoleh tidak disengaja. 

Pada 2006, Adjis diminta memandu sebuah acara musik off air dengan judul We Are Pop. Kala itu, panitia acara menghubunginya lewat telepon dan menanyakan nama lengkapnya. Nama Abdul Aziz dianggap terlalu serius untuk acara tersebut. 

Adjis yang saat itu sedang menerima telepon di pinggir jalan melihat sebuah truk bertuliskan “Doa Ibu” sedang melintas. Ini mengilhaminya menggunakan nama “Adjis Doaibu”, yang terus dipertahankan hingga sekarang.

Setelah sukses dari panggung ke panggung Adjis memimpin komunitas Stand Up Indonesia pada 2019. Dia menggantikan Andi Wijaya alias Awwe. 

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut