Komika Fico Fachriza Kecanduan Tembakau Gorilla dan Hanoman hingga Habiskan Rp250 Juta 

Vania Ika Aldida · Jumat, 14 Januari 2022 - 12:47:00 WIB
Komika Fico Fachriza Kecanduan Tembakau Gorilla dan Hanoman hingga Habiskan Rp250 Juta 
Fico Fachriza sempat habiskan uang Rp25o juta untuk beli narkoba. (Foto: IG)

JAKARTA, iNews.id – Ternyata bukan kali pertama komika Fico Fachriza terjerat narkoba. Di akun YouTube Channelnya, pria 27 tahun ini mengungkapkan sempat menghabiskan uang hingga Rp250 juta untuk barang haram bersebut. 

Fico menyebut bahwa dirinya menggunakan tembakau gorila dan hanoman selama satu tahun. Ia bahkan mengungkapkan jika dirinya berhasil membuang-buang uang hingga ratusan juta hanya demi membeli barang haram tersebut.

"Nggak kerasa udah Rp 250 juta gue habisin untuk membeli tembakau super itu," ujar Fico dalam video Draw My Experience: Lepas dari Jeratan Narkoba.

Namun Fico mengunggah video tersebut setelah ingin memutuskan untuk berhenti narkoba. 

"Gue nggak mau sotoy ngomong soal hal-hal yang gue nggak tahu. Jadi dengan sangat sadar gue bikin video yang gue tahu dan nggak gampang mengumpulkan keberanian untuk mengungkap bahwa lu adalah bekas pemakai," tuturnya.

Fico yang saat itu mampu untuk membeli semua yang ia inginkan, mulai dari mobil hingga rumah, lantaran karirnya cukup mulus mengaku bingung menghabiskan uang. Sampai suatu saat di tahun 2015 Fico bertemu temannya dan mulai terpengaruh narkoba.

"Datanglah seorang teman yang mulai membawa pengaruh negatif. Di pertengahan tahun 2015, ada narkoba jenis baru, namanya tembakau gorila. Semua biasa saja, dia juga tidak datang sebagai penjual, tidak ada tanda-tanda kesuraman," ujar Fico.

"Dia hanya datang dan mengatakan 'lo tahu ganja nggak? Ini ada ada narkoba efeknya lebih cepat dari ganja, strong banget'. Temen gue bilang, 'Jago lo kalau ngisep tiga kali tapi nggak muntah'," katanya lagi.

Punya ego besar dan tak bisa mengabaikan tantangan, rupanya menjadi masalah besar bagi Fico. Dia pun menerima tantangan temannya untuk menghisap tembakau gorila sebanyak tiga kali dan hanya mendapatkan efek pusing setelahnya.

Hal tersebut membuat Fico dinobatkan sebagai orang yang paling kuat. Hingga pada akhirnya, Fico rela membeli tembakau dengan harga Rp350 ribu per-plastik dan dosisnya terus bertambah seiring dengan dirinya yang merasa kebal dengan tembakau gorila.

Mengetahui  Fico yang mulai bosan menghisap tembakau gorila lantaran hanya mendapat efek pusing, membuat teman-temannya menaikkan jenis tembakau. Awalnya raja monyet (gorila), menjadi dewa (hanoman). Dia pun mengaku bertahan dengan mengkonsumsi tembakau tersebut selama 1 tahun dan rela membeli hanoman seharga Rp500 ribu per-plastik.

Tetapi tak lama setelahnya, Fico mengaku berhasil terlepas dari tembakau hanoman. Hal itu terjadi usai dia menyibukkan diri dengan segudang aktivitas dan melihat kesuksesan teman-teman seperjuangannya yang tak lagi sejajar dengannya.

"Teman-teman seangkatan gue sudah pada maju, jauh di depan gue. Ernest, Arie, Kemal, Babe, semua yang tadinya beriringan sudah tidak sejajar lagi. Mereka maju dengan kesadaran, gue stuck dengan bengong dan begonya gue," katanya.

"Gue lelah berkutat dengan sesuatu yang membuat gue tidak maju. Akhirnya gue berspekulasi bahwa gue sudah harus mengakhiri semua ini," ujarnya lagi.

Editor : Dyah Ayu Pamela

Bagikan Artikel: