Kronologi Lengkap Bigmo Berulah, Diduga Ajak Anak di Bawah Umur Promosikan Vape!
Setelah itu, anak-anak yang berada di lokasi bersama sejumlah orang dewasa terdengar menyebut nama salah satu merek liquid vape secara bersamaan. Momen itulah yang kemudian dipotong dan menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Cuplikan video tersebut kemudian menuai kontroversi. Sejumlah pihak menilai anak-anak diduga diarahkan untuk menyebut nama merek produk vape, sehingga dianggap sebagai bentuk promosi terhadap produk yang hanya diperuntukkan bagi orang dewasa.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi yang menyatakan apakah penyebutan merek tersebut merupakan bagian dari kerja sama promosi atau hanya terjadi saat interaksi dalam siaran langsung. Karena itu, dugaan pelibatan anak dalam promosi vape masih menjadi perbincangan publik dan belum diputuskan melalui proses hukum.
Konten tersebut pertama kali ramai setelah kreator Sadam Permana mengunggah kritik melalui akun media sosialnya. Ia menilai tindakan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena melibatkan anak di bawah umur dalam promosi produk berlabel 21+.
Menurut Sadam, dirinya selama ini aktif memberikan edukasi kepada pelajar mengenai bahaya vape. Karena itu, ia meminta agar dugaan pelanggaran tersebut mendapat perhatian serius dari pihak berwenang.