Lagi Konflik dengan Pasangan? Gunakan Pilihan Kata yang Tepat dan 3 Cara Ini

Okezone ยท Minggu, 05 Juli 2020 - 22:35 WIB
Lagi Konflik dengan Pasangan? Gunakan Pilihan Kata yang Tepat dan 3 Cara Ini

Bertengkar dengan pasangan bisa diatasi dengan komunikasi. (Foto: Boldsky)

JAKARTA, iNews.id – Setiap hubungan pacaran tidak lepas dari konflik. Biasanya, konflik dipicu oleh perbedaan pendapat atau hal lainnya.

Namun, menyelesaikan konflik dengan cara bertengkar dapat berbahaya bagi kelangsungan hubungan Anda. Jika Anda ingin menyelesaikan konflik, hindari argumen dengan cara yang kasar.

Dilansir dari Timesofindia, berikut cara menyelesaikan konflik tanpa merusak hubungan Anda.

1. Gunakan pilihan kata yang tepat

Bagaimana Anda memulai percakapan dalam suatu argumen akan memengaruhi akhir pembicaraan. Kata-kata kasar akan menyebabkan lebih banyak argumen dan kata-kata lembut akan menyelesaikan masalah di antara keduanya. Bertanggung jawab dibutuhkan untuk membuat hubungan lebih kuat. Mengeluh tanpa menyalahkan orang lain dan fokus pada kebutuhan positif untuk berdebat.

Mulailah kalimat Anda dengan "Saya", bukan "Anda" karena kalimat sebelumnya kurang kritis dan tidak akan membuat pasangan defensif seperti pernyataan terakhir. Jangan menilai pasangan Anda atas apa yang mereka lakukan atau katakan dan sebaliknya bersikaplah sopan dan gunakan kata-kata seperti "Tolong" dan hargai pasangan untuk memahami dan mendengarkan Anda saat dibutuhkan.

2. Hadapi dengan nada santai

Diskusi konflik dapat menyebabkan banjir emosi yang membuat upaya perbaikan menjadi mustahil untuk didengar. Jika Anda berdua merasa emosi, luangkan waktu 20-30 menit untuk sendiri dan fokuslah pada sisi positif hubungan Anda.

Anda tentu saja memaksa diri untuk rileks, tetapi itu akan menjadi masalah besar untuk menyelesaikan konflik. Ketika Anda mulai merasa emosi, minta pasangan agar meredakannya secara bersama-sama.

3. Bernegosiasi dan berkompromi

Ini adalah satu-satunya cara untuk memecahkan masalah hubungan apakah Anda suka atau tidak. Anda akhirnya berkompromi satu sama lain untuk memperjuangkan hubungan. Ini semua tentang negosiasi dan menemukan cara untuk saling mengakomodasi. Mustahil untuk berkompromi kecuali Anda menerima bahwa pasangan Anda memiliki kekurangan. Hargai pasangan Anda dan bersyukurlah atas apa yang Anda miliki.

4. Mengatasi kerusakan emosional

Argumen dapat meninggalkan luka emosional kadang-kadang bahkan ketika Anda berdua telah menyelesaikan masalah. Hal ini normal tetapi perlu diatasi.

Mengatasi kerusakan emosional Anda satu sama lain disebut menguasai keterampilan pemecahan masalah umum. Saling mengatakan apa yang melukai Anda secara emosional tentang argumen tertentu akan membuat pasangan menjadi lebih lembut dengan Anda. Demikian dikutip dari Okezone, Minggu (5/7/2020).

Editor : Tuty Ocktaviany