Mau Nikah di Tengah Pandemi Covid-19? Ini Tips Pilih Kebaya ala Desainer Ferry Sunarto

Siska Permata Sari ยท Minggu, 28 Juni 2020 - 19:09 WIB
Mau Nikah di Tengah Pandemi Covid-19? Ini Tips Pilih Kebaya ala Desainer Ferry Sunarto

Kebaya cantik karya desainer Ferry Sunarto. (Foto: Instagram Ferry Sunarto)

JAKARTA, iNews.id - Kebaya menjadi unsur yang penting dalam pernikahan, terutama untuk mempelai perempuan. Sebagian besar perempuan ingin tampil sempurna di hari spesialnya yang sakral.

Kebaya juga tetap menjadi unsur penting meskipun memilih untuk menikah di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19). Sehingga perlu pertimbangan matang sebelum memilih kebaya untuk menikah.

Dalam memilih kebaya pernikahan, ada beberapa unsur yang perlu dipenuhi agar tampak lebih sempurna.

“Dalam memilih kebaya, perhatikan bahwa setiap wanita punya anatomi yang berbeda-berbeda. Itu yang paling penting, sehingga kita tahu bagaimana caranya menyiasati bentuk tubuh atau menciptakan optical illusion,” kata perancang busana Ferry Sunarto di diskusi ‘New Normal Style for Traditional & Modern Bride’ di IG Live, Minggu (28/6/2020).

Selain memilih kebaya yang tepat berdasarkan anatomi tubuh, pertimbangan lain ada di tiga hal atau disebut 3C. “Kita menyebutnya 3C, yaitu color, cutting, dan cloth (warna, potongan, dan bahan),” ujarnya.

Dia mengatakan, di masa transisi menuju new normal, biasanya kebaya atau gaun yang dipilih adalah warna putih. Namun kali ini, dia menyarankan warna-warna lembut yang dapat memberikan sentuhan lain dalam pernikahan.

“Disarankan pilih yang agak berwarna, bisa powdery color yang lebih bernuansa romantic, pastel, saat akad nikah atau pemberkatan. Bisa juga warna pink, buttercolor, dan sebagainya. Lalu, cutting-nya juga usahakan bikin kebaya yang praktis tetapi nyaman,” ucapnya.

Kemudian untuk bahan dan proses fitting, di masa pandemi seperti sekarang dapat dilakukan melalui video call atau virtual. 

“Kalau di butik kami juga bisa datang ke lokasi, dengan appointment terlebih dahulu. Lalu nanti tamu akan diminta lepas alas kaki, lalu kami siapkan face shield, begitu juga seluruh tim kami, semua menerapkan protokol kesehatan, pakai face shield, glasses dan gloves. Kemudian meteran yang digunakan juga baru,” ujarnya.

Untuk mempersiapkan busana pernikahan, sambung dia, waktu yang tepat adalah empat atau minimal tiga bulan sebelum hari pernikahan.

Editor : Tuty Ocktaviany