Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Selalu Menahan Tangis agar Terlihat Kuat? Ini Dampaknya bagi Mental
Advertisement . Scroll to see content

Menangis Disebut Detoks Alami, Menkes Ungkap Manfaat Air Mata bagi Tubuh

Jumat, 02 Oktober 2026 - 06:02:00 WIB
Menangis Disebut Detoks Alami, Menkes Ungkap Manfaat Air Mata bagi Tubuh
Air mata yang keluar saat seseorang menangis juga disebut memiliki peran dalam membantu tubuh mengelola stres. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menangis selama ini kerap dianggap sebagai tanda seseorang sedang lemah atau tidak mampu mengendalikan emosi. Namun, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut menangis justru memiliki manfaat bagi kesehatan jiwa.

Menurut Budi, menangis merupakan mekanisme alami tubuh untuk melepaskan emosi. Air mata yang keluar saat seseorang menangis juga disebut memiliki peran dalam membantu tubuh mengelola stres.

"Jangan salah, menangis itu ternyata ada manfaatnya loh buat kesehatan jiwa," kata Budi, dikutip Kamis (1/10/2026).

Budi menjelaskan salah satu manfaat menangis adalah membantu menurunkan kadar hormon kortisol. Hormon tersebut dikenal sebagai hormon stres yang berkaitan dengan respons tubuh ketika seseorang menghadapi tekanan.

"Pertama, fungsinya sebagai detoks alami. Dengan kita mengeluarkan air mata, tubuh kita bisa menurunkan hormon kortisol. Ini adalah hormon stres," ujarnya.

Selain membantu menurunkan hormon stres, menangis juga dapat meningkatkan hormon oksitosin dan endorfin. Menurut Budi, kedua hormon tersebut berperan dalam membantu meredakan rasa nyeri yang dirasakan tubuh, baik secara fisik maupun mental.

"Kedua, hormon oksitosin dan hormon endorfin kita akan naik. Dan ini adalah hormon-hormon yang meredakan nyeri fisik maupun nyeri mental," ujarnya.

Manfaat menangis tidak berhenti pada pelepasan emosi. Budi menyebut aktivitas tersebut juga dapat membuat tubuh lebih rileks dan santai karena menangis dapat mengaktifkan saraf parasimpatik.

Budi pun mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap tangisan sebagai tanda kelemahan. Sebaliknya, menangis dapat menjadi salah satu cara alami untuk membantu seseorang menghadapi tekanan emosional dan gejala overthinking.

"Jadi ingat ya, nangis itu bukan menandakan diri kita lemah. Justru ini adalah teknik alami bisa mengurangi gejala-gejala overthinking yang membuat kita memiliki masalah," kata Budi.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut