Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sebelum Liburan, Wisatawan Wajib Cek Destinasi dan Transportasi di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Advertisement . Scroll to see content

Menegangkan! Pesawat Raditya Dika Putar Balik ke Qatar gegara Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 - 14:55:00 WIB
Menegangkan! Pesawat Raditya Dika Putar Balik ke Qatar gegara Erupsi Anak Krakatau
Raditya Dika tertahan di Qatar imbas pesawat tidak bisa mendarat di Jakarta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu, abu pada ketinggian hingga 50.000 kaki bergerak ke arah barat daya hingga barat laut, mencakup Banten, Lampung, Bengkulu, bagian selatan Selat Sunda hingga Samudra Hindia.

BMKG juga telah menerbitkan 50 SIGMET, yakni peringatan meteorologi signifikan untuk penerbangan, seiring perkembangan sebaran abu vulkanik tersebut. 

Sejumlah Bandara Ditutup Sementara

Dampak erupsi juga terasa langsung di sejumlah bandara.

BNPB melaporkan empat bandara sempat mengalami penutupan sementara pada Minggu pagi sebagai langkah keselamatan penerbangan, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II Lampung dan Budiarto Curug.

Bandara Soekarno-Hatta, misalnya, sempat ditutup karena masih terdeteksi sebaran abu vulkanik yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan. Penutupan tersebut kemudian diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB berdasarkan NOTAM yang diterbitkan AirNav Indonesia.

Gangguan tersebut juga berdampak pada penerbangan internasional. Data yang dihimpun Reuters menyebut sekitar 301 penerbangan terdampak akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, dengan sejumlah penumpang harus menghadapi pembatalan maupun perubahan perjalanan.

Dengan kondisi tersebut, perjalanan udara menuju dan dari Jakarta memang harus menyesuaikan perkembangan sebaran abu vulkanik serta aspek keselamatan penerbangan.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut