Miss Earth 2019 Lirabica Murka! Kecam YouTuber Diduga Aniaya Kucing di Tangerang
JAKARTA, iNews.id – Kasus dugaan penyiksaan hewan dan aksi pengeroyokan yang terjadi di kawasan Arcadia, Batuceper, Tangerang, menuai sorotan publik. Miss Earth 2019 Lirabica angkat suara, dia mengecam tindakan yang diduga dilakukan oleh seorang YouTuber dengan akun @wahyu_kandacong.
Dalam keterangannya, Lirabica menilai tindakan tersebut sebagai perbuatan keji dan tidak manusiawi. Ia menyoroti dugaan penyiksaan terhadap seekor kucing yang dimasukkan ke dalam karung, serta aksi pengeroyokan terhadap pemilik hewan tersebut oleh pelaku.
"Saya mengecam keras tindakan keji yang terjadi di Arcadia Batuceper Tangerang. Pengeroyokan terhadap warga pemilik kucing serta tindakan memasukkan kucing ke dalam karung adalah perbuatan yang sangat tidak manusiawi," tegasnya pada iNews, Rabu (18/3/2026).
Kasus ini telah dilaporkan oleh korban ke Polres Metro Tangerang Kota untuk ditindaklanjuti secara hukum.
Cerita Unik Mudik Lebaran 2026: Pemudik asal Bogor Bawa 2 Kucing Naik Motor ke Purbalingga
Tak hanya itu, Lirabica juga mengungkapkan adanya pernyataan kontroversial dari terduga pelaku sebelum kejadian. Pelaku diketahui sempat berkata, 'Kami di Sulawesi biasa mukul orang' dan 'Kami tidak takut polisi'. Hal itu semakin memicu kemarahan publik.
Sebagai figur publik yang aktif dalam isu lingkungan dan kesejahteraan hewan, Lirabica mengaku telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar kasus ini segera diproses.
Viral Pensiunan ASN di Blora Tendang Kucing, Lirabica Angkat Bicara!
"Saya sudah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar pelaku segera ditindaklanjuti, karena ini menyangkut marwah institusi," ujarnya.
Miss Earth 2019 Lirabica Murka Gajah di Mason Elephant Park and Lodge Bali Dicoret-coret Cat!
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia atas komitmen untuk menindak tegas pelaku jika terbukti bersalah.
Lebih lanjut, Lirabica menegaskan bahwa dirinya bersama masyarakat tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk kekerasan, baik terhadap manusia maupun hewan.
"Saya bersama tim dan seluruh masyarakat Indonesia tidak akan tinggal diam jika ada kezaliman terhadap makhluk Allah. Indonesia adalah negara yang bermartabat dan berempati," tutupnya.
Kasus ini kini menjadi perhatian luas di media sosial, dengan warganet mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas dugaan kekerasan tersebut dan memberikan keadilan bagi korban.
Editor: Muhammad Sukardi