Modest Fashion Lokal Makin Digemari Jelang Ramadhan 2025, Ini Faktanya!
JAKARTA, iNews.id - Modest fashion lokal semakin bersinar di Indonesia. Beberapa jenama bahkan berhasil unjuk gigi di luar negeri.
Ada banyak faktor yang membuat modest fashion lokal berjaya di Tanah Air, salah satunya jumlah penduduk beragama Islam yang mendominasi di Indonesia. Faktor ini memengaruhi cukup kuat penjualan modestwear.
"Di Bandung misalnya, banyak warga Muslim dan modest fashion di sini cukup eksis. Itu kenapa bazar semacam GlamLocal banyak diminati," ujar Rizky Azhar selaku koordinator GlamLocal saat diwawancarai di Summarecon Mall Bandung, Jawa Barat, belum lama ini.
"Terlebih, Bandung itu terkenal dengan kota Muslim terbesar di Jawa Barat, jadi tidak heran kalau permintaan dari konsumen tinggi terhadap event bazar modestwear seperti ini," tambahnya.
Selalu Tampil Stylish, Lesti Kejora Dilirik Brand Modest Fashion Indonesia
Faktor lain yang menentukan modest fashion semakin bersinar adalah momen Idul Fitri yang selalu dinantikan umat Muslim di Indonesia. Penampilan baru menjadi ciri khas sebagian umat Muslim di hari raya.
Tidak heran pada akhirnya jenama modest fashion secara khusus menciptakan koleksi Raya setiap tahunnya. Sebab, akan selalu ada marketnya.
163 Designer Tampilkan Karyanya di Indonesia International Modest Fashion Festival 2022
Hal itu juga yang dibaca oleh Kiky, sapaan akrab Rizky Azhar. Menurutnya, Ramadhan dan Idul Fitri menjadi salah satu momen yang membuat jenama modest fashion kebanjiran omzet.
Karenanya di bazar ini dihadirkan juga sejumlah koleksi Raya yang bisa menjadi alternatif pilihan masyarakat untuk tampil istimewa di hari raya.
Lebih lanjut, diterangkan Desainer Modest Fashion Jeny Tjahyawati, faktor penentu lainnya yang membuat modestwear semakin diminati di Indonesia adalah eksistensi jenama modest fashion di Indonesia.
"Modestwear bisa bersinar di Indonesia, salah satu faktornya adalah perjuangan yang sudah dimulai sejak era 1990-an," kata Jeny saat dihubungi iNews.id, Senin (3/2/2025).
Dia menambahkan, "Di era 1990-an, modestwear dikenal dengan istilah busana Muslim. Namun, dengan berkembangnya zaman, industri pun ikut berkembang dan sejak 2016, nama modestwear semakin eksis."
Kini, modestwear dapat diartikan sebagai busana yang sopan-santun. Bukan sebatas pakaian Muslim. "Itu juga yang membuat modest fashion berhasil diterima secara global," tambah Jeny.
Jadi, itu dia penjelasan mengapa modest fashion dari jenama lokal bisa eksis di Indonesia cukup kuat. terlebih ketika mendekati bulan Ramadhan di setiap tahunnya.
Editor: Muhammad Sukardi