Nino RAN Antar Ayah ke Peristirahatan Terakhir: Bapak Juara di Hati Aku Selamanya

Siska Permata Sari ยท Minggu, 04 Oktober 2020 - 09:53:00 WIB
Nino RAN Antar Ayah ke Peristirahatan Terakhir: Bapak Juara di Hati Aku Selamanya
Nino RAN tengah berduka atas meninggalnya sang ayah tercinta. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Keluarga penyanyi Anindyo Baskoro atau Nino RAN tengah berduka. Sang ayah, Agung Setyawicaksono meninggal dunia pada Sabtu 3 Oktober 2020.

Hari ini, Nino mengungkapkan keinginannya untuk mengantarkan sang ayah tercinta ke peristirahatan terakhir. Hal tersebut ditulisnya melalui Instagram Story-nya.

“Dulu aku diangkat bahu bapak. Besok gantian, bahu aku angkat bapak menuju tempat istirahat terakhir ya, pak,” tulis Nino seperti dikutip dari media sosial Instagramnya, Minggu (4/10/2020).

Melalui Instagram, Nino juga mengenang sosok sang ayah yang turut berjasa di karier musiknya. Seorang ayah yang memperbolehkan anaknya menjadi siapa pun, hingga akhirnya Nino terkenal sebagai seorang penyanyi dan musisi.

“Kita mungkin kalah bertarung, tapi Bapak juara di hati aku selamanya. Terima kasih udah ngebolehin aku jadi apa aja ya pak,” tulis Nino lagi saat mengenang sang ayah.

Dia juga menuangkan rasa syukurnya telah dibesarkan oleh sang ayah. “Aku bersyukur dipilih tuhan untuk dibesarkan & dibimbing oleh manusia paling baik yang pernah aku kenal. Tenang disana ya pak. Love you,” tulisnya.

Unggahan itu lantas dibanjiri ucapan duka dan belasungkawa dari netizen dan para selebriti.

“Turut berduka cita, No. Rest In Peace Om Agung,” tulis Isyana Sarasvati di kolom komentar.

“Innalillahi wainnailahi rojiun.. You will be missed Om. Yang happy di surga ya Om. Kita semua akan super kangen banget sama energi om,” tulis Vidi Aldiano.

“Selamat jalan om Agung. Turut berduka cita sedalam-dalamnya Nino dan keluarga,” tulis Ilman Ibrahim.

“Innalillahi wa inna Ilaihi Rojiun.. turut berduka atas meninggalnya ayahanda Nino, Om Agung. Semoga diampuni segala dosa dan surga Allah untuk Almarhum, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Aamiin Ya Rabb,” tulis Yovie Widianto.

Editor : Tuty Ocktaviany