Nurdin Tidak Kuat Menampung Gaya Hidup Nita Thalia, Kuasa Hukum Istri: Itu Bohong Sekali

Rizqa Leony Putri ยท Sabtu, 17 Oktober 2020 - 09:55 WIB
Nurdin Tidak Kuat Menampung Gaya Hidup Nita Thalia, Kuasa Hukum Istri: Itu Bohong Sekali

Nita Thalia gugat cerai Nurdin Rudiatama. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id – Nurdin Rudiata dan Nita Thalia terus berselisih pendapat terkait masalah rumah tangga mereka. Keduanya bersikeras dengan pernyataannya masing-masing yang cukup bertolak belakang.

Terlebih setelah baru-baru ini Nurdin menyatakan ketidaksanggupannya untuk menampung gaya hidup Nita yang dinilai terlalu tinggi. Nurdin menyebut, Nita yang semakin populer membuat kebutuhan yang makin tingi pula.

"Ya mungkin 20 tahun itu kita coba, tapi kan Teh Nita belakangan jadi artis populer. Mungkin kebutuhannya udah lain juga, ingin lebih, ingin lebih, gitu aja masalahnya," ujar Nurdin seperti dikutip iNews.id dari tayangan Go Spot, RCTI pada Sabtu (17/10/2020).

Menanggapi pernyataan sang suami, Nita melalui kuasa hukumnya, Feriyawansyah, angkat bicara. Feri menegaskan bahwa pernyataan tersebut tak benar adanya. Nita justru merasa hak-haknya sebagai seorang istri telah dikriminalisasi.

"Segala sesuatu itu karena butuh biaya hidup, biaya artis yang meningkat. Itu tidak dibenarkan seperti itu," ujar Feri.

"Justru selama menikah, dari umur 18 tahun sampai sekarang, beliau dalam tekanan. Beliau merasa hak-hak dia sebagai istri dikriminalisasi. Segala sesuatu hasil dia bernyanyi, iklan, endorse, itu harus masuk ke manajemennya (suami)," kata Feri.

Tak hanya itu, Nita juga mendapat perlakuan tak menyenangkan lainnya dari Nurdin. Menurut Feri, Nita kerap dikekang dan tak diperbolehkan untuk bertemu siapa pun, termasuk teman-temannya.

"Jadi, banyak di sini hal-hal yang dirugikan adalah pihak Bu Nita sendiri, yang dikriminalisasi haknya sebagai istri. Beliau dikekang tidak boleh bertemu dengan siapa pun, dengan teman-teman, baik laki maupun perempuan dibatasi. Dia boleh ke luar hanya dengan anak-anaknya, tidak boleh dengan yang lain," kata Feri.

Nita selalu memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarga menggunakan pendapatannya sendiri. Bahkan ketika Nita merasa kesulitan untuk biaya berobat, Nita harus meminjam dan mengembalikannya kepada manajemen.

"Beliau sebagai istri hanya sebagai orang yang kerja, kan kasihan sekali. Jadi selama 15 tahun, 40 persen dipotong pengeluaran anak sakit, dia melahirkan, dan lain-lain. Harus dimasukan dalam biaya," ujar Feri.

"Apakah seperti ini suami? Orangtua sakit atau apa pun itu harus diganti. Apabila klien kami tidak punya uang, itu harus bayar nantinya ketika melahirkan anaknya (juga) loh," katanya.

Lebih lanjut, Feri menjelaskan bahwa Nita tak memiliki masalah ekonomi apa pun. Sebab, dirinya masih bisa memenuhi kebutuhan pribadinya dari hasil keringatnya sendiri. Feri pun menegaskan, pernyataan yang dilontarkan Nurdin cukup tak beralasan dan sama sekali tak benar.

"Kalau (masalah) ekonomi sebenarnya enggak ada. Karena Nita juga penghasilannya luar biasa. Kayak masalah kecantikan itu enggak ada biaya dari suaminya," kata Feri.

"Dia dibiayai dari endorse itu, dia dibayar dan dapat penghasilan. Jadi, enggak benar kalau biaya tinggi untuk keartisannya, itu bohong sekali," ujarnya.

Editor : Tuty Ocktaviany