Pelawak Senior Qomar Sembuh dari Kanker Usus Stadium 4, Begini Penjelasannya
“Kenapa saya bisa mencapai ini, dokter mengatakan, ‘Pak Qomar disiplin’. Saatnya kemoterapi, kemo 2 minggu sekali. Sebab ada pasien yang 2 minggu sekali mestinya kemoterapi, tapi sudah 3 minggu, 1 bulan kadang-kadang baru kemoterapi, sehingga dalam teori medical-nya adalah ketika sel kanker itu tumbuh 2 minggu sekali, kemudian langsung dihajar dengan kemo, mau tumbuh, dihajar kemo. Itu yang membuat cepatnya kemudian kondisi berubah menjadi lebih sehat,” ungkap Qomar.
Tak hanya rutin melakukan kemoterapi, Qomar juga mengatakan bahwa dirinya tetap berpikir positif dan tidak merasa sedih berlebihan.
Ia meyakini bahwa kebahagiaan pikiran akan berdampak pada kesehatan raganya.
“Jadi mindset saya adalah mindset sehat dan senang hati, nggak mikirin penyakit, ngajar masih tetep, terima tausiyah tetep, ngelawak tetep, bikin konten ya ayo,” kata Qomar.
Sebagai seseorang yang berkeinginan kuat untuk sembuh dari kanker, Qomar juga mematuhi pantangan dokter untuk tidak mengonsumsi makanan berbahan daging hewan yang dibakar.
“Jadi sampai hari ini, saya belum mengkonsumsi (daging hewan yang dibakar) dan saya pikir secara medis harus dijaga terus,” ucap Qomar.
Ia bahkan sempat menjadi vegetarian demi menerapkan gaya hidup sehat. Dengan menerapkan gaya hidup sehat dan rutin melakukan kemoterapi, pelawak senior Qomar sembuh dari kanker usus stadium 4.
Editor: Komaruddin Bagja