Perca Denim Disulap Jadi Busana Mewah, Koleksi Dariku Curi Perhatian di IFW 2026
Nathania akan melanjutkan pendidikan Fashion Design di ESMOD Jakarta dengan ketertarikan besar pada eksplorasi material dan desain kontemporer. Sementara Maxillianus, yang menempuh pendidikan Teknik Industri di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, menghadirkan perspektif mengenai inovasi material dan efisiensi proses produksi.
Kolaborasi keduanya melahirkan pendekatan yang memadukan kreativitas desain dengan sistem produksi yang lebih bertanggung jawab.
Perjalanan kreatif mereka juga mendapat pendampingan dari desainer Elok Re Napio, yang dikenal aktif mengembangkan sustainable fashion dan eksplorasi wastra Nusantara.
Sebagai mentor kreatif, Elok membimbing proses pengembangan konsep, eksplorasi material, hingga penyempurnaan desain agar koleksi yang dihasilkan tidak hanya memiliki identitas kuat, tetapi juga relevan dengan perkembangan industri mode saat ini.
Menurut Nathania dan Maxillianus, setiap potongan denim memiliki cerita yang layak diteruskan.
"Melalui ReWoven in White, kami ingin menunjukkan bahwa setiap potongan denim yang tersisa masih memiliki nilai dan kesempatan untuk dihidupkan kembali," kata Nathania.
"Bagi kami, fashion bukan hanya tentang menciptakan sesuatu yang indah, tetapi juga tentang menghargai lingkungan, merayakan budaya Indonesia, dan menghadirkan karya yang memiliki makna," tambah Maxillianus.
Editor: Muhammad Sukardi