Perjuangan Fahmi Bo Melawan Penyakit Komplikasi Seorang Diri, Sangat Memprihatinkan
Fahmi kini hanya terbaring di kasur. Bahkan, dia mengaku bernapas dengan alat bantu. Dia juga sudah tiga pekan kehilangan nafsu makan, sehingga membuat badannya sangat kurus.
"Enggak makan 3 minggu, enggak makan apa-apa, eneg. Tapi masih bisa masuk buah, yang bisa masuk kayak bubur sumsum. Ya, itu saja makanannya. Pisang sedikit," ungkapnya.
Fahmi juga mengaku sudah berhenti syuting sinetron sejak 2022. Dia tak kuat lagi menjalani perannya sebagai penjual bubur kacang hijau dalam sinetron Tukang Ojek Pengkolan (TOP).
"Sudah berhenti syuting terakhir syuting sinetron Ojek Pengkolan tahun 2022. Saya sudah ngerasain kakinya sakit, enggak bisa berdiri lama-lama. Akhirnya saya disetop dulu, karena kan saya dorong gerobak udah enggak kuat. Kan syutingnya jualan bubur kacang ijo, dorong gerobak enggak kuat. Ya sudah itu udah mulai sakit," kata Fahmi Bo.
Saat ditanya pendapatan sehari-harinya, Fahmi kini hanya mengandalkan peruntungan melalui siaran langsung (live) di TikTok. Namun karena kondisinya semakin menurun, ia sudah beberapa hari absen melakukan hal tersebut.
"Enggak bisa dipastikan. Paling kecil Rp100 ribu. Tapi beberapa hari ini enggak live, enggak kuat," ucap dia.
"Uangnya untuk makan, isi token listrik, sama laundry. Kalau lebih dari Rp100 ribu buat bayar kontrakan kumpulin. Ya itu saja harapan saya dari Live TikTok," tambah Fami Bo.
Editor: Muhammad Sukardi