Pernyataan Lengkap Taqy Malik usai Dituduh Mark Up Wakaf Mushaf Berkedok Sedekah
JAKARTA, iNews.id - Figur publik Taqi Malik mendadak ramai diperbincangkan usai dituduh melakukan mark up wakaf mushaf berkedok sedekah. Tuduhan dilayangkan sahabatnya sendiri, Rendy Eka Permana alias @paparich666.
Hal serupa juga disampaikan kreator konten Aji Surya Wijaya. Dia mengaku sudah lima tahun bolak-balik ke Arab Saudi, tidak pernah menemukan harga mushaf atau Alquran di Mekkah atau Madinah seharga 80 Riyal.
Setelah menerima tuduhan tersebut, Taqy Malik memberi klarifikasi. Dia mengajak masyarakat untuk tabayyun. Seperti apa pernyataan lengkapnya? Simak hanya di berita ini.
Taqy Malik menyampaikan pernyataan resminya melalui unggahan Instagram terbaru. Di situ, dia mengawali klarifikasi dengan kalimat 'Undangan Terbuka Tabayyun', kemudian dilanjutkan dengan isi dari klarifikasinya.
Taqy Malik Jadi Incaran Polisi Arab Saudi Imbas Konten Sedekah Makanan
"Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Melalui pernyataan ini, dengan segala kerendahan hati, saya mengundang saudara Rendy Eka Permana, dan semua pihak yang melontarkan tuduhan terkait saya untuk hadir dalam forum tabayyun secara terbuka (Live melalui platform Instagram dan dipublikasi secara terbuka), bermartabat, dan penuh tanggung jawab, terkait amanah wakaf mushaf dan persoalan lain yang dilontarkan," kata Taqy Malik, dikutip Minggu (15/2/2026).
Dia melanjutkan, "Semua fasilitas akan kami sediakan sebaik mungkin agar terjadinya kenyamanan dan saling menghormati dalam forum, sehingga terjaganya wibawa diskusi yang akan kami jalankan."
Taqy Malik Akhirnya Akui Salah soal Donasi Masjid, Ini Permintaan Maafnya
Taqy menegaskan, undangan forum tabayyun ini bukan tentang mencari pembenaran, melainkan menghadirkan kebenaran. Dia juga mengatakan, forum ini bukan tentang menyerang, melainkan menjaga amanah.
"Dan ini bukan tentang opini, melainkan pertanggungjawaban di hadapan manusia dan terlebih di hadapan Allah SWT," ujarnya.
Menurut Taqy, amanah adalah kehormatan, dan kehormatan dijaga oleh kejujuran bukan dengan diam.
"Saya membuka ruang ini dengan niat baik agar segala hal menjadi terang, agar tidak ada syubhat yang tersisa, dan agar kepercayaan umat tetap berdiri di atas kejelasan (bukan asumsi atau tuduhan liar semata)," ungkapnya.
"Semoga Allah menjadi saksi atas niat dan langkah kami, dan memberikan keberanian kepada siapa pun yang berada di atas kebenaran untuk berdiri dengan tenang dan terbuka. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" tambahnya.
Terkait kapan live Instagram untuk tabayyun ini akan diselenggarakan, Taqy mengatakan, menyesuaikan kesepakatan. Namun, dia mengaku bahwa lebih cepat lebih baik.
Hingga kini, konflik ini masih terus bergulir panas di media sosial. Instagram Taqy pun mulai banyak dibanjiri komentar negatif atas tuduhan yang sudah menyebar luas di media sosial.
Editor: Muhammad Sukardi