Profil dan Biodata Latief Sitepu, dari Pemain Figuran hingga Terkenal di Sinetron Tukang Bubur Naik Haji
Setelah menikah, Latief sering berpindah-pindah karena tugas. Dan pada tahun 1981 Latief Sitepu bersama dengan keluarga pindah ke Jakarta. Selama 7 bulan di Jakarta, seorang sutradara bernama Zunaidi menawarinya berakting sebagai pemeran figuran.
Latief Sitepu memiliki hobi baca buku dan menonton tv, Latief diketahui beragama Islam. Dan saat ini, ia bersama dengan keluarga tinggal di Jonggol, Bogor, Jawa Barat.
Artis Lawas Latief Sitepu Bawa Kabar Duka, Istrinya Meninggal Mendadak
Meski sudah berusia 81 tahun, Latief Sitepu juga aktif di media sosial (medsos) Instagram dengan nama akun @latiefsitepureal yang memiliki 24,5 ribu follower. Latief juga memiliki kanal YouTube bernama Latief Sitepu Channel yang memiliki 50 ribu subscriber.
Jauh sebelum bermain sinteron Tukang Bubur Naik Haji yang membesarkan namanya, Latief Sitepu mengawali kariernya sebagai pemain figuran pada tahun 1981, ia juga membintangi sejumlah judul sinetron.
Kemudian, Latief bermain di judul sinetron Pondok Pak Djon pada 1993 sebagai karya debutnya, Jalan Makin Membara pada 1994, Bukan Perempuan Biasa pada 1997, Tersanjung pada 1998, Tersayang pada 1999, Tuyul & Mbak Yul pada 2000, Bidadari, Dewi Fortuna pada 2001, Senandung Masa Puber pada 2003, Cintaku di Rumah Susun pada 2003-2005, Hidayah pada 2005, I-Sinema dan
Maha Kasih pada 2007.
Lalu, Tukang Bubur Naik Haji the Series 2012-2017, Orang-Orang Kampung Duku, Tuhan Beri Kami Cinta pada 2017, Anak Langit pada 2017-2019, Jangan Panggil Gue Pak Haji2019-2020, 17+ pada 2021, Dari Jendela SMP pada 2021-2022, Love Story the Series pada 2022, Satu Cinta Dua Hati pada 2023-sekarang.