Profil Imam Tantowi, Penulis Skenario Tukang Bubur Naik Haji yang Meninggal Dunia
Ketika industri film nasional menghadapi masa sulit, Imam Tantowi ikut mencari ruang baru untuk tetap berkarya.
Kemunculan sejumlah stasiun televisi swasta membuka kesempatan baginya untuk memperluas kiprah ke dunia sinetron. Dia kemudian aktif menulis cerita dan skenario untuk berbagai produksi televisi.
Kiprahnya di televisi pun tidak kalah gemilang. Imam Tantowi meraih penghargaan sebagai Penulis Cerita Asli Terbaik Festival Sinetron Indonesia 1994 melalui Madu Racun dan Anak Singkong.
Setahun kemudian, dia kembali meraih penghargaan serupa lewat Jejak Sang Guru. Pada Festival Sinetron Indonesia 1996, Imam Tantowi bahkan memborong penghargaan melalui Suami-Suami Takut Istri, masing-masing sebagai penulis cerita dan penyusun skenario.
Salah satu karya yang membuat nama Imam Tantowi tetap dikenang lintas generasi adalah Tukang Bubur Naik Haji. Namun, cerita ini memiliki perjalanan yang lebih panjang daripada sekadar sinetron yang populer pada era 2010-an.