Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Lesti Kejora Blak-blakan Akui 3 Anaknya Diasuh Baby Sitter Masing-Masing, Tapi...
Advertisement . Scroll to see content

Rizky Billar Tutup Pintu Damai 6 Akun Haters usai Fitnah Keluarga: Biar Ada Efek Jera

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 07:05:00 WIB
Rizky Billar Tutup Pintu Damai 6 Akun Haters usai Fitnah Keluarga: Biar Ada Efek Jera
Rizky Billar menegaskan tidak akan membuka ruang damai bagi enam akun haters karena ingin memberikan efek jera. (Foto: Ravie Wardahni)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idRizky Billar memastikan proses hukum terhadap enam akun media sosial yang diduga melakukan pencemaran nama baik dan fitnah terhadap dirinya serta keluarga akan terus berlanjut. Dia menegaskan tidak akan membuka ruang damai karena ingin memberikan efek jera.

Hal tersebut disampaikan Billar usai menjalani pemeriksaan sebagai pelapor di Polda Metro Jaya, Jumat (31/7/2026). Suami Lesti Kejora itu mengaku kesabarannya sudah habis setelah berulang kali menjadi sasaran narasi negatif di media sosial.

Billar mengatakan langkah hukum yang ditempuh bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi, tetapi agar masyarakat lebih berhati-hati saat mengunggah konten atau menyebarkan informasi yang belum tentu benar.

"Ini lebih kepada efek jera aja supaya ke depannya kita harap orang-orang lebih hati-hati dalam memberikan unggahan sosial medianya, memberikan narasi-narasi yang belum tentu benar," ujarnya.

Billar mengungkapkan, sebelumnya dia pernah memaafkan pelaku dalam kasus serupa setelah dilakukan mediasi. Namun, kali ini dia memilih melanjutkan proses hukum terhadap para terlapor.

"Dulu orang Aceh mengaku sebagai karyawan saya, udah sempat dipanggil juga, udah sempat hampir menjadi tersangka. Cuma memang setelah mediasi, saya kan nggak tegaan orangnya ya, akhirnya kita lepaskan. Tapi untuk kali ini kayaknya sudah... kita sepakat untuk melanjutkan," katanya.

Sementara itu, kuasa hukum Rizky Billar, Sadrakh Seskoadi, mengatakan permintaan maaf secara pribadi mungkin saja diterima sebagai bentuk kemanusiaan. Meski begitu, hal tersebut tidak menghentikan proses hukum yang sedang berjalan.

"Jawabannya tadi sudah tegas bahwa mekanisme hukum akan tetap kita tempuh. Untuk permintaan maaf, saya rasa memang Billar juga harusnya memang sudah memaafkan, tetapi kan balik lagi mekanisme yang kita tempuh ini kan untuk memberikan sebuah dampak," ujar Sadrakh.

Dia menambahkan, proses hukum diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan tuduhan maupun informasi yang belum terbukti kebenarannya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut