Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ruben Onsu Diminta Lunasi Cicilan Rumah Rp13 Miliar dan Serahkan Vila, Kuasa Hukum Singgung Harta Bersama
Advertisement . Scroll to see content

Ruben Onsu Minta Publik Berhenti Nyinyir usai Kembali Adopsi Anak Laki-Laki

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:25:00 WIB
Ruben Onsu Minta Publik Berhenti Nyinyir usai Kembali Adopsi Anak Laki-Laki
Ruben Onsu meminta publik berhenti melontarkan komentar miring dan menggiring opini negatif terkait keputusannya mengasuh seorang anak laki-laki yang ditelantarkan. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

"Karena dia melihat ada anak yang kemudian ditelantarkan di kardus, dan kemudian dia lihat kondisinya sangat mengiba sekali. Tidak ada orang yang mau merawatnya, dan ketika dia melihat kok ada chemistry, ya kemudian dia menawarkan dirinya untuk merawat anak itu," katanya.

Minola juga membantah anggapan Ruben mengadopsi anak laki-laki demi pencitraan atau karena ingin memiliki anak dengan jenis kelamin tertentu. Dia menilai, spekulasi tersebut sudah terlalu jauh dan tidak sesuai dengan alasan Ruben mengambil keputusan tersebut.

"Jadi bukan karena pertimbangan ini supaya pencitraan, terus kemudian 'Oh, ini anak laki-laki ini akan dibesarkan karena dia laki-laki, bukan perempuan ini,' kan terlalu melebar kalau saya rasa," ucapnya.

Lebih lanjut, Minola menyayangkan sikap sejumlah warganet yang justru memandang negatif niat Ruben untuk membantu anak yang membutuhkan pengasuhan. Menurut dia, merawat anak telantar merupakan tindakan kemanusiaan yang tidak seharusnya menjadi bahan hujatan.

"Ini kan bukan satu hal yang jelek sebenarnya. Bukan suatu hal yang aib. Masa ada orang ingin mengasuh, menolong, merawat anak yang telantar terus itu dianggap sebagai suatu kejelekan? Ya kan ini berarti kita yang menilai itu jeleklah yang keliru pemikirannya," katanya.

Minola pun meminta masyarakat tidak terus-menerus mendramatisasi setiap tindakan Ruben dan menganggapnya sebagai sesuatu yang salah. Dia berharap publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan negatif atas keputusan kliennya mengasuh anak yang ditelantarkan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut