Ruben Onsu Rugi Hampir Rp100 Miliar akibat Aset Digelapkan, Ini Dampaknya
JAKARTA, iNews.id - Presenter Ruben Onsu disebut mengalami kerugian hampir Rp100 miliar akibat sejumlah asetnya diduga digelapkan dan dijual oleh karyawan kepercayaan. Kerugian besar tersebut berdampak pada kondisi keuangan Ruben hingga memengaruhi kemampuannya menyelesaikan kewajiban sekitar Rp3,5 miliar.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan persoalan finansial yang dihadapi kliennya tidak berdiri sendiri. Ruben sebelumnya disebut mengalami kerugian besar akibat dugaan tindakan karyawan yang menggelapkan dan menjual sejumlah aset.
Menurut Minola, jika ditotal, nilai kerugian Ruben akibat persoalan tersebut hampir mencapai Rp100 miliar. Di sisi lain, kewajiban finansial Ruben tetap berjalan.
Kondisi tersebut kemudian turut memengaruhi kemampuan Ruben untuk menyelesaikan persoalan uang sekitar Rp3,5 miliar yang kini menjadi perkara hukum.
Selain kerugian besar, sejumlah aset Ruben juga disebut belum bisa digunakan secara leluasa karena tersangkut berbagai persoalan lain. Situasi tersebut membuat Ruben harus berupaya mengatur kembali kondisi keuangannya untuk menyelesaikan kewajiban yang ada.
Sementara itu, terkait uang Rp3,5 miliar, Minola menjelaskan dana tersebut berdasarkan cerita Ruben kepadanya pada awalnya merupakan pinjaman, bukan investasi.
“Kalau investasi kan berarti kan Ruben menyuntikkan anggaran, kan begitu ya. Tapi ini kan kerja sama. Kalau menurut cerita Ruben ke saya kan ini kerja sama. Jadi memang niatnya pinjam uang gitu lho,” kata Minola.
Setelah uang diberikan, sempat muncul ide untuk mengubah hubungan tersebut menjadi kerja sama. Ruben disebut akan menggunakan dana itu untuk kepentingan perusahaan dalam bentuk kerja sama yang saling menguntungkan.
“Pinjam uang, kemudian pinjaman itu dikasih, tapi kemudian ada ide bagaimana kalau kerja sama, Ruben digunakan untuk kepentingan perusahaan itu yang saling menguntungkan, dan kemudian akan ada imbalan,” ujarnya.
Namun, kerja sama tersebut tidak berlanjut karena pihak yang memberikan pinjaman memilih untuk menghentikannya. Setelah kerja sama tidak diteruskan, menurut versi Ruben, yang tersisa adalah kewajiban berupa utang.
“Tapi kemudian kerja sama ini tidak diteruskan ya, atas keinginan oleh pihak yang meminjamkan uang itu, maka yang tinggal tentu kan hanya kewajiban hutang,” kata Minola.
Persoalan tersebut kemudian berkembang hingga muncul tudingan investasi, penipuan dan penggelapan terhadap Ruben dengan nilai sekitar Rp3,5 miliar.
Meski menghadapi persoalan tersebut, Ruben disebut tidak ingin memperdebatkan benar atau salahnya tudingan yang dialamatkan kepadanya. Dia justru ingin segera menyelesaikan kewajiban tersebut.
“Ruben bilang bahwa dia yakin bahwa dia dengan pertolongan Tuhan dan juga doa dari teman-teman semuanya, dalam waktu dekat dia bisa menyelesaikan masalah ini,” kata Minola.
Ruben juga disebut meminta Minola tidak terlibat dalam upaya penyelesaian masalah finansial tersebut. Dia ingin Minola tetap fokus menangani perkara hak asuh anak.
“Ruben menyampaikan ke Abang, dalam waktu dekat dia akan berusaha untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Minola.
Editor: Dani M Dahwilani