Ruben Onsu Tegur Giorgio Antonio: Kalian Belum Menikah!
JAKARTA, iNews.id - Presenter Ruben Onsu kembali menjadi sorotan usai mengunggah pesan terbuka yang sangat tegas melalui akun Instagram pribadinya. Kali ini, Ruben menyampaikan teguran keras kepada kekasih Sarwendah, Giorgio Antonio.
Dalam unggahannya, Ruben menyampaikan keberatan atas sebuah konten video yang dianggap bisa menggiring opini keliru mengenai perannya sebagai ayah kandung. Pria yang akrab disapa Bensu ini menekankan agar Giorgio tetap menjaga batasan.
"Dalam video tersebut kalian belum menikah. Karena itu, mohon jangan membuat pemahaman atau gambaran seolah-olah figur ayahnya tidak ada," tulis Ruben Onsu dalam keterangan unggahannya dikutip, Kamis (11/6/2025).
Ruben menyoroti momen interaksi Giorgio dengan anak-anaknya yang dijadikan konten. Dia meminta agar pihak sebelah tidak menciptakan narasi negatif perihal ketidakhadirannya sebagai sosok ayah biologis.
Wanita asal Hongkong Ditangkap di Bandara Soetta, Selundupkan 10,8 Kg Narkotika Rp10,9 Miliar
Ruben kemudian menyarankan agar Giorgio fokus terlebih dahulu pada hubungan resminya sebelum mencoba mengambil peran yang justru bisa membingungkan anak-anak di masa depan.
Di sisi lain, Ruben menegaskan dirinya sama sekali tidak mempermasalahkan hubungan asmara baru sang mantan istri. Namun, dia menekankan Gio tetap harus menjaga batasan terkait urusan anak.
Mendagri Pantau Dampak Kenaikan Harga Pertamax terhadap Inflasi
"Saya juga tidak mempermasalahkan hubungan Anda dengan masa lalu saya karena urusan kami telah selesai. Meski demikian, kami tetap merupakan orang tua dari anak kami," kata Ruben Onsu.
Ruben merasa memiliki hak penuh menentukan lingkungan terbaik bagi anak-anaknya. Dia khawatir jika perilaku orang dewasa di sekitar anaknya menjadi jejak digital yang buruk di kemudian hari.
Penertiban Kabel Semrawut di Bandung, Lebih dari 4.000 Pengguna Internet Terdampak
Dalam keterangan tertulisnya, Ruben juga menyinggung soal konten siaran langsung yang kerap dilakukan secara spontan. Menurutnya, tindakan yang terekam secara live bisa menjadi beban psikologis bagi anak saat mereka dewasa nanti.
"Perilaku yang ditampilkan secara langsung (live) dapat dengan mudah direkam oleh orang lain dan menjadi jejak digital yang akan melekat pada anak kami di kemudian hari," ujarnya.
BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla hingga ISPA saat Kemarau Panjang
Di akhir, Ruben pun memberikan peringatan keras bahwa dirinya tidak akan tinggal diam jika ada hal-hal yang melampaui batas dan mengganggu kesejahteraan mental sang buah hati.
Editor: Dani M Dahwilani