Sambut Ramadan, Begini Cara Merawat Hijab dan Busana Muslim

Siska Permata Sari ยท Jumat, 17 April 2020 - 19:38 WIB
Sambut Ramadan, Begini Cara Merawat Hijab dan Busana Muslim

Tampil cantik dengan hijab. (Foto: Instagram Lisa Fitria)

JAKARTA, iNews.id - Bulan Ramadan sebentar lagi tiba. Namun, tahun ini bulan Ramadan datang di tengah pandemi virus corona (Covid-19) yang masih berlangsung di ratusan negara di dunia, termasuk Indonesia.

Tentunya di tengah pandemi ini, kebersihan diri menjadi sangat penting, baik ketika berada di rumah terlebih saat beraktivitas di luar rumah. Demi mencegah penularan, saat ini setiap kali sampai di rumah, hal yang pertama harus dilakukan adalah membersihkan diri dan mencuci hijab dan pakaian.

Tujuannya untuk memperkecil penularan pada droplet yang menempel di kain. Namun, bagaimana cara merawat hijab dan pakaian agar tidak hanya bersih, tetapi juga wangi dan nyaman dikenakan selama bulan Ramadan.

“Tapi tak banyak yang menyadari kalau dengan semakin seringnya mencuci hijab dan pakaian, maka serat-serat kain jadi lebih mudah rusak jika tidak dilengkapi dengan pelembut pakaian yang tepat untuk menguatkannya,” kata Meliana Widodo, Marketing Manager Fabric Conditioner Wings Group, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima iNews.id, Jumat (17/4/2020).

Selain cara mencuci hijab dan pakaian, pemilihan kain juga penting untuk mencegah bau apek atau kurang sedap.

“Kenyamanan itu nomor satu, maka pilihlah bahan yang lembut di kulit atau orang bilangnya ‘adem’ serta tidak tebal,” ujar konsultan desain dan produksi Elzatta Hijab Ina Binandari.

Ina menyarankan, untuk memilih material kain dengan campuran poliester. “Karakteristik poliester itu tidak mudah kusut, warna lebih awet, dan kalau dicuci bisa lekas kering. Untuk hijab dan pakaian yang menggunakan campuran poliester sangat cepat kering selesai dicuci, bahkan tidak perlu disetrika karena tidak kusut,” katanya.

Perawatan kain, sambung dia, dimulai dari mencuci, mengeringkan, menyetrika, sampai menyimpan. Sebaiknya pahami betul bagaimana material kain yang digunakan pada hijab dan pakaian kita harus dicuci. Dia merekomendasikan juga untuk melengkapi teknik pencucian dengan penggunaan pelembut pakaian.

“Karena pelembut pakaian berfungsi untuk merawat dan menguatkan serat kain. Bahkan pelembut pakaian bisa masuk ke serat yang terdalam, sehingga benang-benangnya tidak mudah rusak atau terurai,” ucapnya.

Sebab jika serat kain terurai, permukaan bahan akan jadi lebih berbulu dan warnanya terlihat kusam.

Editor : Tuty Ocktaviany