Sebelum Meninggal Dunia, Diding Boneng Berjuang Melawan Asma Kronis
JAKARTA, iNews.id – Dunia hiburan Tanah Air berduka atas kepergian aktor senior Diding Boneng. Almarhum mengembuskan napas terakhir di usia 76 tahun.
Di balik kabar duka tersebut, tersimpan perjuangan panjang sang komedian melawan penyakitasma kronis yang membatasi aktivitasnya dalam beberapa tahun terakhir.
Diding Boneng, yang memiliki nama asli Zainal Abidin, diketahui mulai mengidap asma sekitar tiga tahun terakhir. Kondisi itu membuatnya harus mengurangi aktivitas, bahkan vakum dari dunia syuting demi menjaga kesehatannya.
Dalam sebuah wawancara pada awal Januari 2026, Diding mengaku terkejut saat dokter mendiagnosis dirinya mengidap asma. Pasalnya, selama puluhan tahun ia merasa tidak pernah memiliki riwayat penyakit tersebut.
"Saya sakit sudah sekitar tiga tahun ini, kata dokter kena asma. Padahal seumur hidup saya tidak pernah punya asma," ungkap Diding kala itu.
Menurut pengakuannya, gangguan pernapasan itu mulai dirasakan setelah menjalani proses syuting dua film yang berlangsung cukup lama. Selama pengambilan gambar, ia mengaku sering terpapar asap buatan atau smoke gun dalam adegan malam di kawasan hutan.
Diding menduga paparan asap tersebut menjadi awal munculnya gangguan pernapasan yang kemudian berkembang menjadi asma. Namun, ia menegaskan hal itu hanyalah dugaan pribadinya dan tidak pernah menyebut adanya diagnosis dokter yang mengaitkan langsung penyakitnya dengan proses syuting.
Seiring berjalannya waktu, kondisi kesehatan Diding semakin membatasi aktivitasnya. Ia mengaku mudah sesak napas, tidak diperbolehkan terlalu lelah maupun mengalami stres karena dapat memicu kekambuhan asmanya.
Akibat kondisi tersebut, Diding memilih tidak mengambil pekerjaan syuting selama kurang lebih tiga tahun. Padahal, bermain film merupakan sumber penghasilan utamanya.
"Penginnya sih syuting lagi buat cari duit. Sejak selesai film yang itu, saya belum berani syuting lagi karena kondisi fisik, tapi ya kalau tidak syuting tidak ada pemasukan besar," katanya semasa hidup.
Meski tak lagi aktif di depan kamera, Diding tetap berusaha berkarya. Ia masih menerima undangan untuk mengajar seni peran, berdiskusi, hingga menjadi mentor bagi para aktor muda.
Selama menjalani pengobatan, Diding juga rutin memeriksakan kondisi kesehatannya. Ia mengungkapkan mendapat pemantauan berkala dari tenaga kesehatan, termasuk petugas puskesmas yang datang ke rumah untuk memantau perkembangan penyakitnya.
Pada awal Januari 2026, kondisi asmanya sempat kambuh sehingga ia harus menjalani pengobatan di Tangerang. Saat itu, keluarganya menyebut debu dari proses renovasi rumah diduga menjadi salah satu pemicu kambuhnya gangguan pernapasan tersebut, selain faktor usia yang membuat kondisi fisiknya semakin rentan.
Beberapa pekan kemudian, Diding kembali menjalani perawatan di rumah sakit akibat asma yang kambuh. Hingga akhirnya, pada Senin (3/8/2026), aktor yang dikenal lewat sejumlah film Warkop DKI tersebut mengembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan penyakit yang telah dideritanya selama beberapa tahun.
Editor: Muhammad Sukardi