Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Alasan Marshanda dan Stefan William Super Klop di Series Melindungimu Selamanya
Advertisement . Scroll to see content

Tangis Marshanda Pecah, Merasa Manusia Paling Sial gegara Sakit Bipolar!

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:00:00 WIB
Tangis Marshanda Pecah, Merasa Manusia Paling Sial gegara Sakit Bipolar!
Marshanda mengaku sangat sedih dan menjadi manusia paling sial gegara sakit bipolar. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Artis Marshanda menumpahkan isi hati terdalamnya lewat unggahan Instagram terbaru. Dia mengaku sangat sedih memiliki gangguan kejiwaan bipolar

Perasaan sedih selama ini diakui Marshanda tela dipendamnya selama 17 tahun. Dia berpura-pura baik-baik saja dengan gangguan kejiwaan bipolar yang dimilikinya, padahal di dalam hatinya Marshanda sangat terpukul. 

Dia merasa berbeda dengan manusia yang lain. Dia merasa tidak memiliki kehidupan selayaknya manusia normal, dan perasaan itu selama ini dipendam dan akhirnya pecah terluapkan hari ini, Kamis (22/1/2026) lewat unggahan media sosial. 

Ya, Marshanda menangis sejadi-jadinya di postingan tersebut. Dia tidak malu menunjukkan emosi tersebut di ruang publik, dia hanya berlaku jujur pada diri sendiri dan itu membuatnya 'release'. 

Seperti apa pengakuan Marshanda yang merasa sedih memiliki masalah kesehatan mental yaitu bipolar? Simak ulasan selengkapnya di artikel ini. 

Marshanda Sedih Punya Bipolar, Merasa Jadi Manusia Paling Sial

"Karena hal kecil terjadi, Ca (Marshanda) tiba-tiba ngerasa sakit bipolar itu membuat Caca jadi orang yang sial dan gak beruntung kayak orang yang gak ada mental illness. I feel small," kata Marshanda ke Ibunya melalui WhatsApp, dikutip Kamis (22/1/2026). 

Tangkapan layar WhatsApp Marshanda dengan ibunya itu yang menjadi bukti betapa rapuhnya Marshanda saat ini gegara bipolar. 

"Ca ngerasa inadequate, incapable, kurang pantas dapetin hal-hall yang bisa bikin bahagia. Ca lupa caranya tahun-tahun kemarin Caca bisa jadi orang yang kuat. Positive thinking, spreading empowerment kayak gitu. Sekarang Caca ngerasa sial, ngerasa small," ujarnya. 

"Caca baru sekali ngerasa kayak gini after 17 tahun hidup dengan bipolar. Caca sebelum ini selalu ignore fakta bahwa saya tidak sebaik manusia lain karena saya memiliki bipolar. Jadi, Caca thriving bikin konten, seminar-seminar, support group tentang healing, self love, dan lain-lain," tambahnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut