Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir
Advertisement . Scroll to see content

Tidak Ungkap Positif Covid-19 sejak Awal, Andrea Bocelli: Saya Ingin Lindungi Privasi Keluarga

Rabu, 27 Mei 2020 - 16:19:00 WIB
Tidak Ungkap Positif Covid-19 sejak Awal, Andrea Bocelli: Saya Ingin Lindungi Privasi Keluarga
Penyanyi Andrea Bocelli mengonfirmasi bahwa dia didiagnosis menderita Covid-19 pada Maret lalu. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Penyanyi opera Italia, Andrea Bocelli telah mengonfirmasi bahwa dia didiagnosis menderita Covid-19 pada Maret lalu. Namun, dia sudah sudah sembuh total sebelum acara webcast pada Minggu Paskah yang sangat sukses.

Dalam sebuah unggahan Facebook yang dibagikan pada Selasa (26/5/2020) waktu setempat, penyanyi opera itu menjelaskan bahwa dia sengaja tidak mengungkapkan diagnosisnya lebih awal karena ingin melindungi privasi keluarga dan tidak ingin membuat penggemarnya khawatir. Bocelli juga telah menyumbangkan darah guna membantu para peneliti menemukan obat untuk virus corona.

"Pandemi yang mengguncang dunia juga telah memengaruhi saya dan anggota keluarga saya. Saya tentu saja tidak ingin membuat khawatir dan juga ingin melindungi privasi keluarga saya," kata Bocelli dilansir Variety, Rabu (27/5/2020).

"Kami cukup beruntung bisa cepat pulih, sembuh total pada akhir Maret. Saat diberi kesempatan untuk menyumbangkan darah untuk membantu menemukan obat bagi Covid, respons saya adalah 'ya'. Sikap sederhana tetapi saya memainkan bagian kecil saya," katanya.

Penyanyi itu pertama kali mengungkapkan perihal keluarganya sakit virus corona pada pekan lalu dalam sebuah wawancara yang diterbitkan dalam Wall Street Journal.

"Saya bersama seluruh keluarga saya dan kami semua terinfeksi. Kami terserang demam, lalu kedinginan, lalu batuk," ucapnya.

Sementara itu, Bocelli memecahkan rekor YouTube pada bulan lalu di hari Minggu Paskah dengan konser "Music for Hope". Konser ini dilihat lebih dari 28 juta orang di seluruh dunia dalam 24 jam dan saat ini telah disaksikan lebih dari 40 juta kali.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut