Transformasi Ine Febriyanti, Mantan Kekasih Galang Rambu Anarki yang Multitalenta
Selain di layar kaca dan layar lebar, ia juga gemar berakting di panggung teater. Teater pertamanya berjudul Miss Julie pada tahun 1999.
5 Artis Indonesia yang Tak Suka Pamer Kekayaan, Ada Raja Kontrakan hingga Menantu Bos Taksi
Ine Febriyanti pantas disebut sebagai wanita yang sangat berbakat. Di luar kariernya sebagai aktris, ia juga telah menyutradarai beberapa film.
Film-film yang pernah digarapnya antara lain Cinderella (2001) dan Rumah Khatulistiwa (2007). Selain itu, Ine Febriyanti juga bertindak menjadi penulis naskah sekaligus sutradara di film ‘Tuhan’ Jam 10 Malam (2010) dan Kita Versus Korupsi (2012).
Transformasi Digital Jadi Syarat Wajib Perusahaan Hadapi Persaingan Usaha
Kecintaannya pada dunia akting membuatnya berinisiatif membuka kelas teater pada 2015. Kelas tersebut diperuntukkan bagi anak-anak yang ingin memperdalam teater.
Sumber: Okezone.com
Hingga saat ini, Ine Febriyanti masih eksis menjadi aktris dan model. Sejumlah proyek ia garap bersama artis papan atas lainnya.
Ine Febriyanti juga berkecimpung di dunia sosial. Pada tahun 2007, wanita cantik itu didaulat sebagai Duta Peduli Kemanusiaan oleh Departemen Sosial.
Pada 1 Desember 2003, Ine Febriyanti dipersunting oleh seorang sinematografer Yudi Datau. Dari pernikahan tersebut, ia memiliki tiga orang anak yang bernama Aisha Nurra Datau, Zeyn Arsa Datau, dan Amanina Aliyya Sahata Datau.
Editor: Komaruddin Bagja