Infografis Dampak Positif dan Negatif Perdagangan Internasional
4. Lebih Banyak Barang Tersedia untuk Dikonsumsi Perdagangan internasional membawa berbagai jenis produk tertentu dari tujuan yang berbeda. Hal ini memberikan konsumen pilihan yang lebih luas, yang tidak hanya akan meningkatkan kualitas hidup mereka tetapi secara keseluruhan akan membantu negara tumbuh.
5. Terjadi Transfer Teknologi Perdagangan internasional membantu transfer teknologi dari negara maju ke negara berkembang. Misalnya, negara-negara maju yang membuat mobil, smartphone atau alat elektronik lain yang canggih ke negara berkembang, sehingga dapat merasakan perkembangan teknologi.
6. Mengurangi Pengangguran Perdagangan internasional membantu menciptakan lebih banyak lapangan kerja melalui industri baru untuk memenuhi tuntutan berbagai negara. Ini akan membantu negara-negara untuk mengurangi tingkat pengangguran di negaranya.
7. Meningkatkan Kemakmuran Negara Perdagangan internasional menyebabkan permintaan dan penawaran ekspor ke negara lain meningkat, devisa negara akan bertambah sehingga akan mempercepat pertumbuhan ekonomi suatu negara. Meningkatnya aktivitas ekonomi suatu negara menjadi indikator meningkatnya kemakmuran suatu negara.
Sementara dampak Negatif Perdagangan Internasional antara lain sebagai berikut:
1. Ketergantungan dengan Negara Lain Perdagangan internasional dapat menyebabkan ketergantungan dengan negara lain. Jika produk atau jasa yang dibutuhkan tidak mampu diproduksi di dalam negeri karena kurangnya teknologi atau modal atau bahan baku, sehing ketergantungan dengan negara produsen akan semakin tinggi.
2. Eksploitasi SDA dan SDM Demi bisa bersaing dengan industri atau produk luar negeri dan memenuhi pasar luar negeri, pemilik usaha akan melakukan eksploitasi terhadap sumber daya alam (SDM) dan sumber daya manusia (SDM) demi mendapatkan keuntungan besar tanpa memikirkan dampak buruknya.
3. Menghambat Pertumbuhan Industri Dalam Negeri Jika suatu negara melakukan impor berlebihan maka akan menghambat pertumbuhan industri di dalam negeri. Itu karena masyarakat yang beranggapan produk impor lebih berkualitas dibanding produk lokal bisa mendapatkan produk impor dengan lebih mudah.
4. Masyarakat Semakin Konsumtif Nah, jika pasar dibanjiri produk impor, maka masyarakat akan menjadi semakin konsumtif. Hal ini akan memperburuk kondisi finansial mereka.
5. Persaingan Tidak Sehat Perdagangan menciptakan persaingan industri yang tidak sehat karena banyaknya produk impor yang berasal atau dikelola oleh perusahaan besar. Akibatnya, industri kecil atau usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tidak bisa bersaing bisa gulung tikar.
6. Pertumbuhan Ekonomi Rendah Jika industri di dalam negeri tidak mampu bersaing dengan produk impor akan menyebabkan pertumbuhan ekonomi di dalam negeri semakin rendah. Pada akhirnya juga bisa menyebabkan, jumlah pengangguran bertambah. Itulah dampak positif dan negatif perdagangan internasional.
Editor: Jeanny Aipassa