FRANKFURT, iNews.id - Amerika Serikat mengirim drone pengintai RQ-4 Global Hawk ke Ukraina. Pesawat tanpa awak itu terbang jatuh dan tinggi menuju langit Ukraina. Misi ini sudah dijalankan beberapa kali sejak Januari atau setelah Rusia memperkuat pasukan di perbatasan.
Situs web pelacakan penerbangan Flightradar24 mengungkap, RQ-4 Global Hawk terbang selama beberapa jam di langit Ukraina untuk setiap kesempatan. Sejak sebulan terakhir, dua drone pengintai melakukan terbang reguler dari pangkalan di Laut Mediterania.
Dua drone yang menggunakan tanda panggil Forte10, Forte11, dan Forte12 terbang pada ketinggian yang bisa dilihat oleh publik di Ukraina timur.
Pengamat penerbangan menilai, kehadiran pesawat tanpa awak itu sebagai unjuk kekuatan.
"Dengan penerbangan seperti ini, membiarkan transponder menyala merupakan keputusan yang disengaja," kata Ian Petchenik, direktur komunikasi di Flightradar24, dikutip dari Reuters, Selasa (22/2/2022).
Angkatan Udara AS sejauh ini enggan mengomentari misi dari drone itu, namun hanya menjelaskan AS secara rutin mengoperasikan pesawat pengintai untuk tujuan intelijen.
"Misi-misi ini menunjukkan komitmen berkelanjutan kami terhadap keselamatan dan keamanan di kawasan itu," kata seorang juru bicara.
Editor: Anton Suhartono