WASHINGTON, iNews.id - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) mengungkap sekitar 4.500 orang tewas akibat flu selama musim ini saja. Selain itu 78.000 lainnya dirawat di rumah sakit.
Direktur CDC Rochelle Walensky mengungkap jumlah penderita flu di AS sepanjang musim ini mencapai 8,7 juta orang. Masalahnya, sistem perawatan kesehatan AS mendapat tekanan lebih karena meningkatnya penderita gangguan pernapasan seperti RSV dan Covid-19.
"Khusus untuk RSV dan flu, tingkat ini lebih tinggi daripada yang biasanya kita lihat sepanjang tahun ini," kata Walensky.
Pasien rawat inap akibat saat ini merupakan yang tertinggi sejak 10 tahun terakhir. Pada periode 1 Oktober hingga 26 November, tingkat rawat inap karena flu di AS mencapai 16,6 per 100.000 orang. Padahal jumlah rata-rata selama 10 tahun orang yang dirawat pada periode yang sama berkisar antara 0,1 hingga 2 per 100.000 pasien.
Editor: Anton Suhartono