BOGOR, iNews.id - Kasus dugaan mark up proyek motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan publik. Ribuan unit motor listrik jenis trail ditemukan terparkir di sebuah gudang di Desa Sentul, Kecamatan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Motor-motor listrik tersebut tampak berjejer di halaman gudang. Sebagian besar masih tertutup pelindung dan belum digunakan.
Siasat Andri Mulyono Tersangka Proyek Motor Listrik BGN, Markup hingga Manipulasi Pengadaan
Dalam dokumentasi yang beredar, sejumlah motor terlihat menggunakan logo Badan Gizi Nasional (BGN) pada bagian bodi. Sementara di bagian mesin terdapat tulisan merek motor listrik tersebut.
Motor listrik jenis trail itu diduga dipersiapkan untuk didistribusikan ke satuan pelayanan pemenuhan gizi atau SPPG di berbagai daerah di Indonesia. Pengadaan motor listrik tersebut diduga sudah dilakukan sejak tahun 2025.
Andri Mulyono Mark Up Pengadaan Motor Listrik BGN, Begini Modusnya
Kini, kondisi ribuan motor listrik itu disebut terbengkalai di kawasan pergudangan. Temuan tersebut memunculkan pertanyaan publik terkait tata kelola pengadaan kendaraan operasional dalam program MBG.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG. Tersangka baru tersebut yakni Andri Mulyono, komisaris PT YAT.
Terungkap! Andri Mulyono Bersekongkol dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
PT YAT merupakan perusahaan penyedia sepeda motor listrik yang diduga terlibat dalam proses pengadaan dan kerja sama dengan pihak internal BGN. Penyidik mendalami dugaan penyimpangan dalam pengadaan kendaraan tersebut.
AM ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola MBG pada BGN tahun 2025 hingga 2026. Perusahaan tersebut diduga berperan sebagai penyedia sepeda motor listrik.
Breaking News: Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG, Berperan Penyedia Motor Listrik
Editor: Donald Karouw