Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aset First Travel Dikembalikan ke Jemaah oleh MA
Advertisement . Scroll to see content

Gaya Hidup Mewah Bos First Travel Gelapkan Dana Jemaah

Senin, 05 Maret 2018 - 19:05:00 WIB
">
Advertisement . Scroll to see content

DEPOK, iNews.id - Gaya hidup pemilik First Travel Andika dan istrinya, Anniesa Hasibuan diduga merupakan alasan mengapa kedua tersangka melakukan penggelapan uang. Barang bukti dan aset yang telah disita Badan Reserse Kriminal Bareskrim Polri mencerminkan gaya hidup mereka.

Bareskrim Polri hingga kini telah menyita sejumlah aset yang dimiliki dua tersangka kasus penipuan biro perjalanan umrah tersebut. Petugas menyita sejumlah harta tak bergerak, seperti bangunan rumah mewah di Sentul, Bogor dan dua rumah kontrakan di Bilangan, Jakarta Selatan.

Tiga kantor First Travel di Jalan TB Simatupang, Cimanggis dan Rasuna Said, Jakarta Selatan juga tidak luput dari penyitaan.

Selain memiliki biro umrah, diketahui Anniesa juga berprofesi sebagai desainer fashion. Dia memiliki butik pakaian di Kemang, Jakarta Selatan, yang juga telah disita.

Selain itu, kepolisian juga mengungkap sejumlah barang bukti berupa sembilan pucuk airsoft gun laras panjang, 10 peluru tajam, enam koper berisi dokumen, dan puluhan buku tabungan atas nama pribadi yang diduga merupakan uang jemaah.

Menurut data dari kepolisian, terdapat 72.682 jemaah yang telah membayar, namun hanya sekitar 14.000 yang baru diberangkatkan. Total kerugian calon jemaah tersebut diestimasi mencapai Rp848 miliar.

Terkait hukum, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjerat terdakwa dengan Pasal 378 KUHP Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP Juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP. Selain itu terdakwa juga dijerat Pasal 3 Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasaan tindak pidana pencucian uang.

Video Editor: Khoirul Anfal

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut