Situasi memanas ketika ibu mereka menegur sang kakak, namun respons yang diberikan justru memicu emosi sang adik.
"Ketika ditegur oleh ibunya, si abangnya cueklah responsnya, kurang menyenangkan buat si adik. Itulah pemicu dia menjadi marah sekali gitu. Kemudian langsung ngambil palu dari dapur, diketok ke kepala kakaknya saat kakaknya ngasih makan binatang," ujarnya.
Ibu pelaku Nurul Arifah membantah tudingan bahwa peristiwa tragis tersebut dipicu sikap pilih kasih dalam keluarga. Dia mengungkapkan kondisi keluarga tengah menghadapi masalah sejak ia berpisah dengan ayah anak-anaknya sekitar setahun terakhir.
“Anak ini tidak mendapatkan figur ayah. Aksesnya diblokir, tidak bertemu. Jadi kesal dengan ayahnya. Emosinya lebih mudah terpancing,” katanya
Editor: Dani M Dahwilani