Jika dibandingkan dengan kondisi sebelumnya, seluruh ruas Jalan RE Martadinata hingga persimpangan terlihat memiliki railing lengkap. Namun kini, hanya sekitar 20 hingga 30 persen yang masih tersisa.
Tak hanya di jalur pedestrian, kasus serupa juga terjadi pada jembatan penghubung antara Jalan RE Martadinata dan Jalan Lodan Raya di kawasan yang sama. Railing besi sepanjang 50 meter juga dilaporkan hilang sebagian.
Kondisi ini membuat jembatan tampak tidak aman. Beberapa bagian pagar pembatas terlihat hilang, menyisakan struktur yang terbuka dan berisiko bagi pengguna jalan.
Ari, seorang warga mengaku tidak nyaman dan aman saat melintas di lokasi tersebut. “Mungkin terasa terganggu kali ya. Tapi yang namanya pengendara kan ngerasa kayak kurang nyaman aja kalau enggak ada railing kayak gini,” katanya.
Dia melihat bentuk dan struktur jembatan yang menyebabkan orang nekat melakukan pencurian. “Soalnya jembatan sih kalau model dan bentuknya kayak gini, pasti ada saja yang ambil. Dari bautnya juga sudah kelihatan dicongkel,” ujar Ari.
Warga berharap pemerintah daerah dan aparat kepolisian segera turun tangan. Mereka meminta agar dilakukan penyelidikan serta pengawasan ketat untuk mencegah aksi serupa kembali terjadi.
Selain itu, warga juga mendesak agar railing yang hilang segera dipasang kembali demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di kawasan Jakarta Utara.
Editor: Dani M Dahwilani